Sulang, Rembangcyber – Program nasional Sekolah Rakyat (SR) mulai direalisasikan di Kabupaten Rembang. Sekolah berasrama gratis yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin itu kini dibangun di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Kaliombo menjadi bagian dari implementasi program pendidikan yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama gratis, sehingga seluruh kebutuhan pendidikan siswa ditanggung pemerintah. Mulai dari biaya sekolah, tempat tinggal, hingga kebutuhan penunjang belajar.
Secara nasional, program Sekolah Rakyat terus berkembang. Saat ini tercatat sudah ada 165 Sekolah Rakyat yang beroperasi di berbagai daerah di Indonesia dengan jumlah siswa mencapai hampir 16 ribu anak.
Program tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan akses sekolah yang gratis dan berkualitas, anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup.
Kurikulum Sekolah Rakyat juga dirancang berbeda. Selain pendidikan akademik, siswa dibekali kemampuan praktis dan keterampilan kerja agar siap melanjutkan studi maupun langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus. Penguatan karakter, kreativitas, serta kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi fokus pembinaan.
Pemerintah pusat menargetkan sebanyak 500 Sekolah Rakyat dapat beroperasi secara nasional pada 2029 mendatang, dengan total daya tampung hingga 500 ribu siswa.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Desa Kaliombo, Sulang, diharapkan membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat Rembang, khususnya dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi investasi jangka panjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Am/red













