REMBANG, REMBANGCYBER – Sebanyak 113 tenda kuliner akan memeriahkan Njajan Fest di Taman Kartini Rembang, 2-4 Oktober 2026. Pengunjung dapat menikmati beragam kuliner sekaligus hiburan tanpa membayar tiket masuk.
Njajan Fest tahun ini digelar di area dalam Taman Kartini. Sebelumnya, selama dua tahun berturut-turut, kegiatan tersebut berlangsung di area parkir Taman Kartini.
Ketua Panitia Njajan Fest, Mohammad Gufron “Ipong”, mengatakan 113 peserta terpilih melalui proses kurasi. Jumlah pendaftar sebelumnya mencapai sekitar 150 pelaku usaha.
“Pendaftar Njajan Fest sekira 150-an, kita seleksi, dikurasi, akhirnya terpilih 113. Mulai kuliner legendaris hingga kuliner kekinian,” kata Ipong saat konferensi pers, Senin sore (28/9/2026).
Ia meminta para pelaku usaha tidak memasang harga terlalu tinggi selama festival berlangsung. Menurutnya, Njajan Fest harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner dengan harga yang tetap terjangkau.
“Jangan sampai harganya ngepruk, nggak boleh,” tegasnya.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati sajian kuliner Kenduri Rasa secara gratis. Sajian tersebut dipersembahkan Alea Catering.
Selama tiga hari pelaksanaan Njajan Fest, tiket masuk Taman Kartini juga digratiskan. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir di halaman Taman Kartini.
“Kalau hari biasa, tiket masuk Rp5 ribu. Selama Njajan Fest gratis tis tis,” ujar Ipong.
Enam Panggung dan Sembilan Ajang Bakat
Njajan Fest tidak hanya menyajikan kuliner. Panitia juga menyiapkan enam panggung pertunjukan yang akan berlangsung bersamaan.
Berbagai kesenian dan hiburan akan ditampilkan. Di antaranya reog, barongan, orkes keroncong, hingga band.
Selain itu, terdapat sembilan ajang pencarian bakat yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
“Dijamin lebih heboh ketimbang tahun-tahun kemarin. Apalagi areanya lebih luas, jadi lebih nyaman,” katanya.
Njajan Fest merupakan kegiatan yang diprakarsai PT Semen Gresik. Tahun ini menjadi pelaksanaan tahun ketiga dengan tujuan mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang.
Targetkan Omzet Rp2,5 Miliar
Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik, Taufiq Susanto, mengatakan Njajan Fest 2025 diikuti 91 peserta.
Dari kegiatan tersebut, total omzet penjualan tercatat mencapai sekitar Rp1,15 miliar.
Tahun ini, jumlah peserta bertambah menjadi 113. Penyelenggara menargetkan omzet penjualan dapat meningkat hingga Rp2,5 miliar.
“Kita berharap omzet naik. Tapi lebih dari itu, kita ingin Taman Kartini yang sepi kembali bangkit menjadi pusat gairah ekonomi dan kebudayaan warga,” kata Taufiq.
Sementara itu, PIC Rumah BUMN Rembang, Sugeng Prayitno, mengatakan Njajan Fest dirancang tidak sekadar sebagai festival kuliner dan hiburan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendampingan UMKM agar mampu naik kelas.
Pendampingan dilakukan melalui sejumlah program. Di antaranya branding digital, aktivasi media sosial, transaksi menggunakan QRIS, sertifikasi halal, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
“Kita lakukan pendampingan branding digital bagi UMKM, pendampingan aktivasi media sosial, pendampingan transaksi berbasis QRIS, pendampingan legalitas sertifikasi halal, pengurusan NIB atau HAKI. Ini menjadi semacam ekosistem pemberdayaan terpadu,” jelas Sugeng. AM/RED












