Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso memberikan ucapan selamat Hari Pers kepada wartawan di Sekretariat PWI Rembang. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari setiap tahun.

Di Rembang, momentum peringatan Hari Pers Nasional(HPN) dimanfaatkan oleh Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso bersama jajaran dengan memberikan kejutan kepada para kuli tinta yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rembang.

Didampingi sejumlah Kabag dan Kasat, Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso meluangkan waktu menyambangi Sekretariat PWI Rembang yang berada di Kompleks Balai Kartini Rembang, Senin (11/2/2019) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Sontak kehadiran Kapolres Pungky mengagetkan beberap jurnalis yang tengah melepas penat di sekretariat. Pasalanya, kehadiran Kapolres Rembang ini tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Yang lebih mengharukan, Kapolres Rembang bersama jajaran sengaja membawakan kado istimewa berupa tumpeng lengkap dengan lauknya serta kue tar lengkap dengan lilin yang siap tiup.

Kapolres Rembang beserta jajaran beramah tamah dengan para kuli tinta. (Rom/Rembangcyber)
Kepada para pewarta, AKBP Pungky Bhuana Santoso mengaku kedatangannya bersama jajaran sebagai wujud kebersamaan dan sinergitas polisi terhadap insan pers di Rembang.

"Wartawan merupakan mitra Polri. Untuk itu, kami ucapakan selamat Hari Pers Nasional 2019. Semoga kedepan, kemitraan yang sudah berjalan selama ini bisa terus terjalin dan dapat lebih ditingkatkan lagi," ucap AKBP Pungky Bhuana Santoso, Senin (11/2/2019).

Hasan Yahya mewakili PWI Rembang mengaku sangat tersanjung dan berterimakasih atas surprise yang diberikan oleh Kapolres dan jajarannya.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran yang telah berkenan hadir untuk memberikan ucapan dan merayakan Hari Pers bersama kami di sekretariat PWI. Mohon maaf, masih berantakan karena tidak persiapan,” ucap Hasan Yahya.

Selanjutnya, Hasan Yahya yang didaulat rekan-rekannya meniup lilin dan memotong tumpeng yang sengaja dibawa oleh Kapolres Rembang untuk para pewarta di Rembang.

Sebagai wujud terimakasih atas kejuatan yang diberikan, Hasan menyerahkan gunungan tumpeng yang telah dipotongnya kepada Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa.

Selanjutnya, Kapolres dan jajaran beserta para awak media menyantap nasi tumpeng bersama.

"Kalau biasanya rekan-rekan wartawan yang ke Mapolres untuk liputan, sekarang kita gantian yang ke sini untuk turut merayakan HPN ke-73 tahun 2019.

Pers harus ikut mencerdaskan bangsa dan terimakasih selama ini telah membantu mempublikasikan kegiatan Polri kepada masyarakat," pungkas Kapolres Pungky. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Massa JMPPK datangi Mapolres Rembang. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Puluhan massa yang mengatasnamakan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) mendatangi Mapolres Rembang, Senin (11/2/2019) siang.

Sambil membawa poster penolakan terhadap keberadaan pabrik semen, mereka berorasi menuntut pengusutan kasus pembakaran tenda perjuangan yang terjadi dua tahun silam.

Salah seorang perwakilan massa, Murtini, warga Desa Timbrangan Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang mengatakan, kedatangannya untuk menanyakan perkembangan pelaporan atas kasus pembakaran tenda perjuangan milik warga penolak pendirian pabrik semen, pada Februari 2017 silam.

Dikatakannya, pelaporan telah dilakukan sejak 2 tahun lalu. Namun hingga kini kasus tersebut tak kunjung selesai.

"Nyuwune kulo niku pak polisi niki ndang cepet cepet nindaklanjuti opo sek tak laporno karo Pak Polisi. Yo seng pelakune ndang dicekel wae. Enten kejadian niku kulo nggeh teng mriku," ucapnya dalam Bahasa Jawa.

Wakapolres Rembang, Kompol Sumaryono temui perwakilan massa. (Rom/Rembangcyber)
"Ya kecewa sekali. Kasus ngantek 2 tahun kok ora ditindaklanjuti. Lho kok ra dikabari. Niki Pak Polisi kulo arep-arep," tambahnya.

Perwakilan massa yang juga didampingi kuasa hukum diterima oleh Wakapolres Rembang, Kompol Sumaryono didampingi Kasatreskrim AKP Kurniawan Daeli.

Kasatreskrim AKP Kurniawan Daeli menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

Pihaknya pun mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap sebanyak 36 orang saksi.

“Sejauh ini kita sudah bertindak, sudah melakukan pemeriksaan terhadap 36 orang saksi. Nah dalam prosesnya, ada kendala-kendala yang perlu kita sinkronkan. Makanya tadi kita sampaikan agar percaya atas kasus yang telah dilaporkan kepada kami ini,” terang Kurniawan.

Kasus pembakaran sendiri terjadi pada tanggal 10 Februari 2017. Sejumlah tenda yang didirikan oleh massa baik oleh massa penolak pabrik maupun massa pendukung pabrik semen saat itu dibakar oleh sejumlah massa yang tak dikenal. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono didampingi Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso dan Bupati Rembang H Abdul Hafidz serahkan replika kunci rumah kepada anggota polisi dalam peresmian Bhayangkara Residence. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Prestasi gemilang ditorehkan Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso yang sukses mewujudkan rumah hunian murah bagi anggota kepolisian di lingkup Polres Rembang dengan diresmikannya Bhayangkara Residence, Senin (11/2/2019).

Bhayangkara Residence merupakan perumahan yang dikhususkan bagi anggota polisi di Rembang yang berlokasi di Dukuh Jeruk Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori.

Harga perumahan di Bhayangkara Residence ini tergolong sangat murah.

Satu unit rumah dengan luas lahan mencapai 120 meter dan luas bangunan mencapai 45 meter persegi dibanderol dengan harga Rp125 juta.

Jika dibanding dengan harga perumahan lain sekelasnya,  harga tersebut terbilang relatif lebih murah.

Peresmian Bhayangkara Residence oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. (Rom/Rembangcyber)
Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso menjelaskan, keberhasilannya merampungkan pembangunan Bhayangkara Residence berkat kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak.

"Banyak kendala yang kita hadapi. Berkat kerjasama dengan berbagai pihak akhirnya selesai juga. Kebetulan ada bantuan dari Pemkab Rembang terkait fasilitas umum, seperti instalasi air bersih. Selain itu dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga ikut memfasilitasi. Hal ini membuat kami lebih bersemangat mendorong pengembang untuk menyelesaikannya.

Dengan harga segitu sangat murah. Itung-itungan pengembang nggak dapet untung. Alhamdulilah Pak Bupati beri solusi bisa bantu, sehingga ada percepatan," terang Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa saat peresmian Bhayangkara Residence, Senin (11/2/2019).

Kapolres Pungky menambahkan, sebenarnya banyak anggotanya yang berminat untuk ikut membeli rumah di Bhayangkara Residence.

"Namun keinginan tersebut belum dapat terakomodir karena keterbatasan lahan. Hanya 80 unit rumah," tambahnya.

Peresmian Bhayangkara Residence sendiri dilakukan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono bersama Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili oleh Kasrem 073 Makutarama Letkol Inf Heri Santoso.

Peresmian ditandai dengan penyerahan secara simbolis replika kunci rumah oleh Kapolda Irjen Pol Condro Kirono  kepada Aiptu Widodo Ramelan, anggota Polsek Kota Rembang.

Kapolda Condro Kirono mengapresiaisi apa yang sudah dilakukan Kapolres Pungky.

Dikatakannya, program inovasi pengadaan rumah untuk Polri ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anggota polisi yang belum memiliki rumah sendiri.

Saat ini anggota polisi di Polda Jawa Tengah ada 39.724. Rumah dinas yang disediakan baru 5.421 atau sekira 13,6 persen.

Sedangkan yang punya rumah pribadi baru 5.968 atau sekira 15 persen.

"Sisanya ini mereka yang tidak punya rumah, ada 27.519. Lha mereka ini tinggal dimana, ya ada yang menumpang orang tua atau mertua, kontrak, atau ad yang ngekos," ucap Condro. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Penambalan jalan di Jalan Kartini Rembang. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, SULANG - Sejumlah jalan poros kecamatan di Kabupaten Rembang kondisinya mulai rusak dan berlubang. Salah satunya Jalur Sulang-Sumber dan Sulang-Gunem.

Kerusakan dipicu oleh banyaknya truk pengangkut meterial tambang baik batu belah, pasir maupun material lainnya.

Kerusakan semakin parah seiring meningkatnya intensitas hujan  yang terjadi hampir merata di wilayah Kabupaten Rembang dalam dua pekan terakhir.

Atas kondisi ini, warga berharap pihak terkait segera turun tangan melakukan perbaikan. Pasalnya jika dibiarkan berlarut, kondisi ini membahayakan bagi pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor.

Selain itu, kerusakan juga akan bertambah parah lantaran curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Rembang.

"Iya kemarin-kemarin masih mulus. Begitu banyak hujan, yang semula lubang kecil menjadi besar. Ini membahayakan pengguna jalan," terang Suyanto, salah seorang warga Sulang, Jumat (8/2/2019).

Kerusakan parah terlihat di beberapa titik di antaranya jalur Sulang-Sumber turut tanah Desa Tanjung, Kecamatan sulang.

Lubang mengaga dan kondisi jalan bergelombang rentan memicu terjadinya kecelakaan.

Di jalur Sulang-Gunem, kerusakan lebih parah lagi lantaran setiap hari puluhan armada truk yang membawa meterial tambang melintasi jalur ini.

Lubang mulai muncul di beberapa titik di sepanjang jalur Sulang-Gunem.

Saat ini belum ada upaya penambalan yang dilakukan pihak terkait. Lubang semakin membesar lantaran genangan air sehingga aspal mudah rontok dan mengelupas.

Warga berharap, segera dilakukan penambalan sehingga kerusakan tidak semakin parah. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Program Edutainment Jago Bangunan. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, BLORA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mendorong proses sertifikasi ahli konstruksi bangunan di Tanah Air.

Sertifikat kompetensi ini menjadi nilai tambah bagi para pekerja bangunan yang ujungnya ikut mendongkrak penghasilan mereka saat mengerjakan sebuah proyek.

Upaya Semen Indonesia ini diwujudkan salah satunya melalui Program Edutainment Jago Bangunan yang digelar di Gedung Mustika Blora, Kamis (7/2/2019).

Kegiatan ini diikuti ratusan pekerja bangunan yang ada di Kabupaten Blora.

Kepala Biro Penjualan Area Jateng- DIY PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Agus Arif mengatakan saat ini sudah ada sekitar 5500 pekerja bangunan yang mengantongi sertifikat keahlian yang dikeluarkan jajarannya.

Pihaknya mentargetkan belasan ribu pekerja bangunan lain yang tergabung dalam komunitasnya juga memiliki sertifikasi keahlian serupa.

"Tiap tahun terus kita dorong. Sisa pekerja bangunan yang belum bersertifikasi ahli konstruksi bangunan akan dilakukan secara bertahap," kata Agus Arif, Kamis (7/2/2019).

Jika sudah mengantongi sertifikat keahlian, kata Agus Arif, para pekerja bangunan akan memiliki nilai tambah. Daya tawar mereka akan melonjak signifikan. Sebab sertifikat itu akan menjadi salah satu pertimbangan saat mereka hendak mengelola sebuah proyek.

"Sertifikat kompetensi itu berbanding lurus dengan penghasilan mereka. Karena jika
sudah bersertifikat maka sebutannya ahli konstruksi bangunan, bukan lagi pekerja
bangunan," tambahnya.

Selain mendorong sertifikasi keahlian, Semen Indonesia juga menggelontorkan program bernama Arisan Jago Bangunan. Lewat progam ini, para pekerja bangunan berkesempatan umroh ke Tanah Suci dibiayai perusahaan semen terkemuka ini.

Selain itu, para pekerja bangunan juga punya kesempatan memenangkan hadiah utama berupa mobil.

"Caranya mudah. Pekerja bangunan tinggal mengumpulkan potongan sak semen ke dalam amplop khusus kirbal (bebas biaya kirim-red) dari Semen Indonesia. Nanti diundi
dan pemenangnya berhak mendapatkan hadiah yang sudah ditentukan," tandas Agus. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Honda Vario ikut terbakar. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Kebakaran di musim hujan terjadi di Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang  Jum’at (8/2/ 2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Api melalap sebagain rumah Sunaryo. Beruntung, api dalam waktu singkat langsung bisa dipadamkan warga dan petugas pemadam kebakaran.

Akibat peristiwa ini, sejumlah perabotan sepertu kursi dan kasur ludes terbakar. Selain itu, Honda Vario yang terparkir di dalam rumah juga ikut terbakar.

Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Rembang, Wiyoto membenarkan kejadian itu.

“Ya, kami terima laporan jam 10.14 Wib. Setengah jam kemudian, api bisa kami padamkan," terangnya.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, api kali pertama membakar sofa. Setelah itu, api menjalar ke dinding dan atap rumah.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu puntung rokok atau korek api. Saat kejadian, anak pemilik rumah yang mengalami gangguan kejiwaan kebetulan sedang bermain di dalam rumah. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Peserta antusias ikuti jalan sehat yang diselenggaran Semen Gresik. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, GUNEM - Ribuan warga dan pelajar dari Kecamatan Gunem dan Bulu
Kabupaten Rembang memeriahkan kegiatan Senam dan Jalan Sehat dalam rangka HUT
ke-5 Semen Gresik, Kamis (7/2) pagi.

Selain mendekatkan hubungan warga sekitar dengan Semen Gresik, kegiatan ini diharapkan juga mampu memberi gambaran tentang kondisi perusahaan Semen Gresik Pabrik Rembang yang bersih, hijau dan ramah lingkungan.

Sejak pagi, ribuan warga mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa baik laki-laki maupun perempuan sudah berkumpul di kawasan lapangan parkir timur Semen Gresik Pabrik Rembang.

Sebelum jalan sehat, mereka senam bersama terlebih dahulu.

Sekira pukul 07.00 WIB, ribuan peserta jalan sehat dilepas langsung oleh Direktur Utama
PT Semen Gresik Mukhamad Saifudin.

Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin melepas peserta jalan sehat. (Rom/Rembangcyber)
Dari titik start di lapangan parkir timur, ribuan peserta berjalan mengitari kawasan pabrik yang dengan jarak sekira 5 kilometer.

"Kesehatan adalah modal utama segala aktivitas. Dan jalan sehat ini merupakan olahraga yang mudah dan murah. Kegiatan ini sekaligus untuk mengkampanyekan hidup
sehat sehingga kita bisa melakukan berbagai aktivitas dengan maksimal," kata Mukhamad Saifudin, Kamis (7/2/2019).

Mukhamad Saifudin menambahkan, kegiatan senam dan jalan sehat memang sengaja digelar di kawasan pabrik dengan harapan agar warga bisa melihat dan mengetahui secara langsung kondisi pabrik Semen Gresik yang bersih, hijau dan ramah
lingkungan.

Dengan demikian, warga diharapkan tidak mudah terpengaruh dengan informasi tak bertanggung jawab yang disebarkan pihak-pihak tertentu.

"Silahkan dilihat sendiri. Karena menjadi perusahaan industri hijau yang ramah lingkungan adalah komitmen Semen Gresik," jelasnya.

Peserta jalan sehat menikmati suasana pabrik yang hijau. (Rom/Rembangcyber)
PT Semen Gresik Pabrik Rembang, tambahnya lagi, bisa berdiri dan
beroperasional berkat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Setiap tahun, Semen
Gresik juga terus tumbuh dan berkembang. Sebagai BUMN, keuntungan yang diperoleh
akan kembali kepada negara.

Pihaknya berharap kegiatan senam dan jalan sehat ini kian mendekatkan hubungan antara Semen Gresik dengan warga sekitar perusahaan. Sebab Semen Gresik ingin terus tumbuh dan berkembang serta bermanfaat untuk masyarakat.

"Tiap tahun Semen Gresik mengucurkan dana CSR hingga miliaran rupiah. Progam itu
untuk berbagai kegiatan mulai dari pendidikan, kesehatan, RTLH hingga pemberdayaan masyarakat," imbuhnya lagi.

Panitia menyediakan beragam hadiah menarik mulai dari laptop, sepeda gunung, televisi, kulkas,
kipas angin, tas sekolah dan lain sebagainya.

Sukran warga Desa Kajar Kecamatan Gunem, Rembang mengaku senang mengikuti kegiatan ini.

“Seneng. Apalagi dapat hadiah laptop. Maturnuwun Semen Gresik. Hadiah ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ujar Sukran. (Rom)