Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER.net, KOTA - Istri dari pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Kaliori yang meninggal dunia pada Kamis, 28 Mei 2020 lalu dinyatakan positif Corona.

Hal tersebut terungkap setelah Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Rembang mendapat kabar dari Rumah Sakit Karyadi tentang hasil tes swab yang bersangkutan, Ahad (31/5/2020).

Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya mengatakan sebagai tindak lanjutnya pihak Puskesmas Kaliori merujuk yang bersangkutan ke RSUD dr R Soetrasno Rembang.

"Yang bersangkutan akan diisolasi di rumah sakit meskipun tidak ada gejala atau OTG (Orang Tanpa Gejala)," terang Arief.

Sebelumnya, perempuan berusia 37 tahun tersebut diketahui hasil rapid tesnya reaktif. Selanjutnya yang bersangkutan langsung menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan petugas.

Arief menegaskan, petugas medis akan melakukan penelusuran ulang terhadap siapa saja yang telah melakukan kontak erat dengan pasien.

"Jadi masyarakat yang kontak erat dengan pasien dimohon untuk berpartisipasi melapor," pungkasnya.

Hingga saat ini pasien positif Covid-19 di Rembang ada 2 orang. Keduanya saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD dr R Soetrasno Rembang. (Aba)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Arief Dwi Sulistya. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, Seorang perempuan berusia 64 tahun warga salah satu desa di Kecamatan Kota dinyatakan positif covid-19. Kepastian tersebut didapat setelah hasil tes Swab PCR keluar pada Ahad (31/5/2020) pagi.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid- 19, Arief Dwi Sulistya mengatakan pasien sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada karena patah tulang akibat kecelakaan pada 24 Mei 2020.

Saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif. Selanjutnya, pasien dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang.

"Kemudian dilakukan swab dua kali tanggal 26 dan 27 Mei. Hasilnya keluar bersamaan, yang tanggal 26 hasilnya negatif dan tes yang kedua positif covid-19," terang Arief.

Arief menambahkan kondisi pasien saat ini sudah membaik. Namun demikian tetap harus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi.

Masih belum diketahui secara pasti dari mana pasien terpapar virus Corona tersebut.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Arief mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan jaga jarak. (Aba)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Ilustrasi

REMBANGCYBER.net, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1441H/2020M jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020.

Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, di Kantor Kemenag, Jumat (22/5/2020).

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1441H jatuh pada hari Minggu, 24 Mei 2020,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1441H, Jumat.

Menurut Menag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal.

“Pertama, kita telah mendengar paparan Tim Falakiyah Kemenag yang menyatakan tinggi hilal di seluruh Indonesia di bawah ufuk, yaitu berkisar dari minus 5,29 sampai dengan minus 3,96 derajat,” kata Menag.

Dengan posisi demikian, Menag sampaikan bahwa hilal tidak dimungkinkan untuk dilihat.

Hal ini, menurut Menag, selanjutnya terkonfirmasi oleh pernyataan para perukyah yang diturunkan Kemenag.

Pada tahun ini, rukyah dilaksanakan Kemenag pada 80 titik di Indonesia.

“Kita mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal bekerja di bawah sumpah, terdiri dari provinsi Aceh hingga Papua,” ujar Menag yang didampingi Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto dan Ketua MUI Abdullah Jaidi.

Pada kesempatan itu, Menag sampaikan bahwa pada 80 titik tersebut, tidak ada satu pun perukyah dapat melihat hilal.

Karena dua alasan tersebut, Sidang Isbat menyepakati untuk mengistikmalkan (menyempurnakan) bulan Ramadan menjadi 30 hari sehingga tanggal 1 Syawal 1441H jatuh pada hari Minggu, 24 Mei 2020.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Sidang Isbat Awal Syawal 1441H hanya dihadiri secara fisik oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, dan Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin.

Sementara para pimpinan ormas, pakar astronomi, Badan Peradilan Agama, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama lainnya mengikuti jalannya sidang isbat melalui media konferensi video.

Sebelumnya, pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menegaskan bahwa tidak ada referensi empirik visibilitas (ketampakan) hilal awal Syawal 1441H bisa teramati di seluruh wilayah Indonesia pada hari Jumat, 22 Mei 2020.

Hal ini disampaikan Cecep saat memaparkan data posisi hilal menjelang awal bulan Syawal 1441H/2020M pada Sidang Isbat Awal Syawal 1441H, di Jakarta.

“Semua wilayah Indonesia memiliki ketinggian hilal negatif antara minus 5,29 sampai dengan minus 3,96 derajat. Hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” terang Cecep. (Ril)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER.net, KOTA - 
Bupati Rembang H.Abdul Hafidz selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memberikan bantuan kepada 86 pasien PDP sembuh dan 3 orang pasien positif Corona yang sembuh, Selasa pagi (19/05/2020).

Pembagian di lakukan secara simbolis di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Sisanya di serahkan secara door to door kepada yang bersangkutan di rumahnya masing-masing.

H Abdul Hafidz mengatakan, bantuan diberikan sebagai bentuk terima kasih kepada para pasien PDP dan positif yang sudah bersedia melakukan isolasi hingga sembuh untuk kebaikan bersama.

"Selama menjalani perawatan, perekonomian keluarga terganggu, oleh karena itu pemerintah memberikan bantuan. Saat ini  yang positif nihil, tinggal dua pasien PDP, semoga segera sembuh semuanya," ucapnya.

Meski Kabupaten Rembang sudah tidak ada kasus positif, imbuh Bupati Hafidz, masyarakat harus  tetap waspada menjelang datangnya hari raya ldulfitri mengingat daerah lain di sekitar Rembang masih ditemukan kasus positif Corona serta adanya pergerakan pemudik kembali ke Rembang. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
REMBANGCYBER.net, KOTA - Kabupaten Rembang mendapat penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Rembang tahun Anggaran 2019 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penilaian WTP diumumkan oleh BPK perwakilan Provinsi Jawa Tengah, melalui zoom meeting kepada Kabupaten Rembang, kabupaten Banyumas, Kota Tegal, dan Kota Magelang, Selasa (19/5/2020).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang, Majid Kamil MZ, dalam meeting zoom, mengucapkan selamat atas raihan WTP oleh Kabupaten Rembang dan tiga kota lainnya.

"Kami atas nama pribadi dan DPRD Kabupaten Rembang, Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, dan Kota Magelang, mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian atas LKPD Tahun Anggaran 2019 oleh BPK-RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Khusus kepada Pemerintah Kabupaten Rembang, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rembang sudah mengelola keuangan daerah dengan baik sehingga memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian," mbuhnya.

Majid Kamil juga mengucapkan terima kasih kepada BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah yang sudah memberikan bimbingan dan arahan kepada Pemkab Rembang untuk selalu menyusun LKPD dengan prinsip-prinsip kaedah akuntansi pemerintah daerah yang baik.

Ia menjelaskan dengan adanya predikat opini WTP dari LHP BPK-RI, menjadikan beban DPRD Kabupaten/Kota berkurang karena tidak perlu melakukan pembahasan, dan akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap refocusing dan realokasi APBD TA. 2020 pada penanganan dampak pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu Bupati Rembang, H Abdul Hafidz, seusai kegiatan penyerahan LHP BPK RI, di Aula lantai 4 Kantor Bupati Rembang, mengatakan opini WTP ini yang diterima Kabupaten Rembang merupakan penghargaan kkedua kalinya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua OPD yang sudah bekerja dengan baik. Sehingga di dalam pemeriksaan BPK alhamdulillah tadi sudah menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian. Dan ini sejarah bagi Rembang, untuk opini WTP yang kedua, yakni tahun 2018 dan tahun 2019. Artinya, didalam pengelolaan keuangan ini sudah memenuhi standar-standar akuntansi yang ditetapkan oleh pemerintah," terangnya.

Bupati menuturkan dengan adanya WTP ini tidak lepas dari perjuangan selama 1,5 tahun terhadap pencatatan aset senilai Rp1,3 triliun di dalam pencatatan dan keberadaan barang disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan peraturan bersangkutan. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto memberikan bantuan paket lebaran kepada wartawan. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, KOTA - Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto memberikan paket lebaran kepada wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rembang.

Penyerahan  paket lebaran secara simbolis dilakukan Kapolres Dolly kepada Ketua PWI Rembang, Musyafa di Kantor PWI Rembang, komplek Balai Kartini, Selasa (19/5/2020).

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, para wartawan yang tergabung di PWI dapat merasa terbantu dalam menyambut lebaran tahun ini,” ucap Kapolres Dolly.

Kapolres Dolly juga berharap, para jurnalis ikut berperan aktif dalam pencegahan penyebaran penularan covid-19 lewat pemberitaan, terutama terkait imbauan pemerintah untuk tidak mudik dalam merayakan lebaran.

“Hari ini Polres Rembang memberikan bingkisan kepada para awak media, yang mana selama ini rekan rekan media yang selalu membantu kegiatan Polres Rembang untuk dipublikasikan,” imbuh Kapolres Dolly.

Lebih lanjut Kapolres Dolly menuturkan, pemberian paket lebaran ini juga untuk mengokohkan sinergitas antara Polri dengan awak media utamanya dalam menyebarkan berita-berita positif selama pandemi.

Kapolres mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada media mitra Polres Rembang yang selama ini berani menempuh resiko demi memberikan informasi yang benar dan terkini kepada masyarakat terkait perkembangan covid-19.

“Ini merupakan bentuk wujud perhatian dan rasa kepedulian kami kepada rekan-rekan, ada hubungan saling membutuhkan antara polisi dan awak media, utamanya saat pandemi seperti saat ini,” pungkas Kapolres Dolly. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER.net, LASEM - Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengingatkan agar semua warga selalu memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Tiga hal tersebut harus disiplin dilakukan, meskipun saat ini Rembang kasus positif Covid-19 nihil.

Bupati Hafidz juga memerintahkan agar semua warga memakai masker saat ke pasar.
Dikatakannya, pedagang pasar akan diberi sanksi jika tidak memakai masker bahkan sampai melayani pembeli yang tak mengenakan masker.

"Kabeh memang Gusti Allah, tapi kewajiban kita itu ikhtiar. Saya ulangi lagi kalau ke pasar saya minta pakai masker, ketahuan melayani pembeli tidak pakai masker nanti ijin dagangnya dicabut istilahnya kartadag," ucapnya di sela-sela menyerahkan BLT Dana Desa untuk warga terdampak Covid-19 di Desa Ngemplak Kecamatan Lasem, Senin (18/5/2020).
Lebih lanjut Bupati Hafidz menyoroti potensi penyebaran Corona dari warga yang datang dari luar kota jelang lebaran.

"Pak Camat, Pak Kapolsek dan Pak Danramil minta tolong lebih diperketat sampai lebaran ini. Soalnya tidak menutup kemungkinan nanti orang yang datang baik itu orang luar maupun orang sini bisa saja membawa virus," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rembang, H Abdul Hafidz didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Lasem berkesempatan  menyerahkan BLT secara simbolis kepada warga terdampak sekaligus mengecek apakah uang BLT tersebut utuh atau dipotong di enam desa di Kecamatan Lasem.

Keenam desa itu yakni Desa Ngemplak, Dasun, Babagan, Ngargomulyo, Tasiksono, Jolotundo.

H Abdul Hafidz juga berpesan bantuan tersebut harusnya digunakan untuk kebutuhan pokok, bukan untuk bayar hutang atau bahkan beli perhiasan. Pasalnya bantuan itu dikucurkan untuk membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sehari- hari di tengah pandemi covid-19. (Rom)