Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Ketua FOSSBI Rembang, Hariyanto. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, KOTA - Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Kabupaten Rembang akan menggelar kompetisi sepakbola anak-anak.

Ketua FOSSBI  Rembang, Hariyanto mengatakan pihaknya kini tengah mematangkan segala persiapan terkait pelaksanaan kompetisi sekolah sepakbola (SSB) yang akan digelar di Stadion Krida Rembang mulai 22 Desember mendatang.

“Ini merupakan wadah bagi anak usia dini untuk mengembangkan bakatnya di dunia sepakbola. Usia dini meeupakan masa pembetukan karakter untuk menjadi permainan profesional,” ucap Hariyanto.

Hariyanto yang juga mnjabat sebagai Kepala Seksi Keolahragaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, menambahkan, Dindikpora melalui FOSSBI Rembang berkomitmen untuk melakukan pembinaan sepakbola secara  berjenjang sehingga kedepannya bisa memperkuat stok pemain PSIR Rembang.

"Kompetisi sepakbola usia dini sangat diperlukan guna meningkatkan kemampuan serta kreativitas anak. Selain itu kompetisi ini juga untuk menjaring bibit  pemain muda terbaik yang dapat di proyeksikan untuk PSIR ke depannya," imbuh Hariyanto.

Nantinya, FOSSBI akan melibatkan 32 tim untuk meramaikan kompetisi ini. Mereka terbagi dalam dua kategori usia, yakni usia 13 tahun diikuti 16 tim dan usia 15 tahun juga diikuti 16 tim.
Diharapkan, dari hasil penjaringan ini,  pada 2020 Rembang dapat mengikuti kompetisi Piala Menpora U-14 dan U-16.

Saat ini di Kabupaten Rembang terdapat 42 SSB yang sudah terdaftar. Kompetisi antar SSB ini merupakan upaya pembinaan untuk pemain muda sebagai embrio generasi yang akan datang. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Harmusa Oktaviani, anggota DPR RI asal Partai Demokrat saat silaturahmi dengan masyarakat Kemadu. (Rom/Rebangcyber)

REMBANGCYBER.net, SULANG - Anggota DPR RI asal Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah  3 meliputi Kabupaten Rembang, Pati, Blora dan Grobogan,  Harmusa Oktaviani melakukan silaturahmi dengan masyarakat Desa Kemadu Kecamatan Sulang, Selasa (10/12/2019) sore.

Harmusa mengatakan, siaturahmi yang dilakukan sebagai upaya baginya untuk lebih dekat dengan masyarakat.

"Ini silaturahmi sekaligus tasyakuran kami. Pasalnya setelah dilantik menjadi anggota DPR RI, baru kali ini kami bisa silaturahmi dengan masyarakat di Kecamatan Sulang," ucap Harmusa, Selasa (10/12/2019) sore.

Harmusa yang merupakan angota Komisi VIII  DPR RI ini berharap, silaturahmi yang dijalinnya dapat menumbuhkembangkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di wilayahnya masing-masing.

"Harapannya nanti, kita bisa bareng- bareng mbangun deso," imbuh Harmusa.

Kehadiran Harmusa di Desa Kemadu disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kaum perempuan, pemuda, tokoh agama tampak hangat berdialog dengan Harmusa. Bahkan, beberapa diantaranya tak rikuh mengajak Harmusa untuk berswafoto.

"Senang bisa bertatap muka dengan Ibu Dewan. Kami berharap, Ibu Harmusa selaku aggota DPR RI yang berasal dari Rembang dapat lebih memikirkan masalah kesejahteraan masyarakat kecil di Rembang khususnya bagi warga Kemadu Sulang," ucap Kepala Desa Kemadu, Mohamad Juwahir.

Kedekatan legislator kelahiran 16 Oktober 1992 ini dengan warga Kemadu bukan tanpa alasan. Pasalnya, keluarga besar perempuan lulusan Universitas Diponegoro ini memiliki salah satu usaha  Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Desa Kemadu Kecamatan Sulang.

Menariknya, keberadaan SPBU tersebut banyak memanfaatkan tenaga lokal sebagai pekerjanya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz memotong pita penanda launching maskot Pilbub 2020. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KOTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang melaunching maskot Pemilihan Bupati (Pilbup) Rembang tahun 2020 sebagai penanda dimulainya tahapan pelaksanan Pilbup yang akan digelar pada 23 September 2020, Ahad (8/12/2019).

Launching dilakukan dengan menggelar kegiatan sepeda santai yang diikuti ratusan peserta.

Maskot Pibup 2020 berupa hewan Kijang Alas yang merupakan hewan khas yang hidup di pegunungan Argopuro, Lasem.
“Pada tahapan ini kita mengenalkan maskotnya yakni Kijang Alas, fauna khas dari Rembang yang berasal dari Gunung Argo Puro, sekaligus memperkenalkan jingle yang berjudul “Ayo Memilih Rembang," ucap Ketua KPU Rembang M Ikha Ikbal Fahmi.
Kegiatan ini, lanjut Ikbal, diharapkan memudahkan masyarakat untuk bisa mengingat bahwa tanggal 23 September 2020 ada pemilihan bupati dan wakil bupati.

Setelah launching, KPU Rembang akan fokus pada persiapan penerimaan berkas dukungan bagi bakal calon bupati dan wakil bupati perseorangan. Berkas persyaratan dapat diserahkan mulai tanggal 19 sampai 23 Februari 2020.

“Tahapan awal pencalonan perseorangan, penyerahan dukungannya pada 19 -23 Febuari 2020. Kemudian, di Januari kita akan membentuk badan penyelenggara di tingkat kecamatan yakni PPK dan PPS di desa," imbuhnya.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz yang hadir bersama Wakil Bupati Rembang H Bayu Andriyanto melakukan potong pita sebagai penanda dimualainya sepeda santai.

"Tentunya harapan kami, tahapan demi tahapan pemilihan bupati dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Ketua PP GP Ansor, Abdul Haris Ma' mun didampingi Ketua PW Jateng, Sholahuddin Aly dan Ketua PC Ansor Rembang, Nadhief Shidqi. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser X-10 Rembang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Lapangan Kompleks Gedung Haji Rembang, Ahad (8/12/2019).

Apel diikuti 1.000 Banser yang berasal dari seluruh Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) dari tiap kecamatan di Kabupaten Rembang.


Apel juga dihari sejumlah pejabat pemangku kepentingan diantaranya Wakapolres Rembang,  pejabat BPBD Rembang, Kodim 0720 Rembang, Satpol PP dan jajaran Pengurus Cabang NU Rembang beserta badan otonom.

Kasatkocab Banser X-10 Rembang, Abdul Rosyid mengatakan , Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana ini sebagai bentuk kesiapan Banser menghadapi potensi dan kerawanan bencana seiring datangnya musim hujan.

"Apel ini sekaligus untuk memupuk semangat para kader Gerakan Pemuda Ansor dalam pengabdian kemanusiaan. Selain itu, juga sebagai wujud kesiapan kader inti Ansor yakni Banser, dalam bekerjasama dengan para pemangku kepentingan, untuk melakukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana," ucapnya.

Hal sama dikatakan Ketua PC Ansor Rembang, H Nadhief Shidqi. Dikatakannya, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang telah memetakan potensi kerawanan dan kesiapan dalam penanggulangan bencana.

"Kita sudah lakukan pemetaan di setiap satuan koordinasi kelompok (Satkorkel) di masing-masing desa. Selanjutnya dilaporkan secara berjenjang melalui satuan koordinasi rayon (Satkoryon) di tiap kecamatan dan diteruskan ke satuan koordinasi cabang (Satkorcab) Banser di tingkat kabupaten. Intinya, potensi dan kerawanan bencana perlu disikapi," ucap Gus Nadhief.

Berdasar pemetaan  yang dilakukan, Potensi kerawanan anatara lain;  Banjir rawan terjadi di 53 desa, angin puting beliung 40 desa, longsor 39 desa, pohon tumbang 34 desa, abrasi dan kebakaran masing-masing di 8 desa, orang tenggelam rawan di 4 desa, serta gempa dan rob masing-masing rawan di 1 desa.

Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor,  Abdul Haris Ma'mun selaku inspektur apel menegaskan, Banser harus mampu berbuat baik untuk kemaslahatan orang banyak. Tidak hanya untuk organisasi tapi juga kepada bangsa dan negara. Karenanya, dalam Banser ada satuan-satuan sesuai dengan keahlian di bidangnya.

"Di Banser ada Bagana, Banser tanggap bencana. Fungsi utamanya tentu terkait kesiapsiagaan kebencanaan. Ada juga Balantas, untuk urusan lalulintas dan satuan-satuan lainnya. Ini menegaskan Banser harus mampu berbuat untuk kemaslahatan umat," ucap Faris.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly mengatakan Banser harus solid dan satu komando.

"Artinya setiap gerakan kader adalah solid dan satu komando. Menyikapi masalah-masalah yang muncul belakangan ini, Banser jangan terprovokasi melainkan tunduk dan taat pada titah pimpinan," ucapnya.

Sementara itu, Wakapolres Rembang, Kompol Tamlikan, mengapresiasi apa yang dilakukan Banser.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Banser selama ini. Banser senantiasa menjalin sinergitas dengan pihak-pihak keamanan dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi dan perannya," ucap Kompol Tamlikan.

Usai apel, anggota Banser melakukan beberapa simulasi terkait penanganan  bencana yang berpotensi terjadi di Rembang. (Tarom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Bupati Rembang H Abdul Hafidz melantik 235 kades terpilih di Pendapa Museum Kartini, Kamis (5/12/2019). (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.BET, KOTA - Bupati Rembang H Abdul Hafidz melantik 235 kepala kesa terpilih  di
Pendapa Museum RA Kartini Rembang, Kamis (5/12/2019) pagi.

Dari  237 kepala desa terpilih dalam gelaran Pilkades serentak 6 November silam, 2 orang kepala desa terpilih tidak ikut dalam pelantikan yakni kades terpilih Desa Tlogotunggal Kecamatan Sumber, dan Desa Kendalagung Kecamatan Kragan, Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan,  dua desa yang belum dilantik disebabkan periode jabatan kepala desa lama masih belum berakhir sesuai dengan masa jabatan.

“Belum saatnya kita lantik, nanti  Januari, Desa Kendalagung dan Tlogotunggal. Meskipun pelaksanaan pemilihan kemarin bareng. Tapi masa habisnya nanti beda, ya nanti akan kami lantik pada saat itu. Bisa jadi di desa, bisa juga di kecamatan atau bahkan ditarik ke abupaten,” kata Hafidz kepada wartawan.

Dalam kesempatan ini Bupati berharap agar semua Kades bisa menguasai dan memahami tugas pokok pentingnya sebagai seorang Kades, termasuk menjalin komunikasi yang baik dengan calon kepala desa yang tidak terpilih pada Pilkades kemarin.

“Tadi sudah saya sampaikan bahwa yang pertama harus menguasai tugas pokok penting Kades, yang kedua harus konsolidasi ke element massa desa yang butuh maupun tidak butuh terutama kepada rival kemarin yang ikut calon harus didekati karena sebagai langkah awal untuk menunjukkan kebersamaan terhadap desa,” terangnya.

Disamping itu, Bupati juga meminta Kades terpilih untuk segera menginisiasi pembentukan BPD bagi yang didesanya belum terbentuk, mengingat sudah masuk akhir tahun. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Tersangka digelandang petugas ke sel tahanan Mapolres Rembang. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KOTA - Satreskrim Polres Rembang berhasil membekuk pelaku penyiraman dan pembakaran dua orang hidup-hidup yang terjadi di Jalan Desa sumberjo, Kecamatan Rembang pada Jumat (29/11/2019) silam.

Pelaku berinisial SM (50). Dia ditangkap di rumahnya, di Kecamatan Rembang pada Rabu (4/12/2019) pagi.

Kapolres Rembang, AKBP Dolly A Primanto didampingi Kasatreskrim AKP Bambang Sugito mengatakan, tindakan pelaku yang tega membakar hidup-hidup korban  dilatarbelakangi persoalan cemburu.

"Tersangka mengaku sakit hati karena istrinya sering diganggu oleh korban," terang AKBP Dolly A Primanto kepada wartawan dalam konferensi pers di halaman mapolres setempat,
Kamis (5/12/2019).

Kapolres Dolly menambahkan, tertangkapnya SM ini berawal dari keterangan korban setelah sempat mendapat perawatan intensif di RS dr Sutrsno Rembang,  dan keterangan sepuluh saksi serta barang bukti yang ada.

"Berdasar pengakuan pelaku, SM telah membuntuti korban Sukarno (39) yang beberapa kali pergi dengan istrinya. Sampai akhirnya SM berinisiatif untuk membakar Sukar. Sedangkan korban Ivan Agus Setiyarno (34) adalah rekan korban Sukarno yang kebetulan berada di tempat kejadian perkara saat peristiwa pembakaran terjadi," imbuhnya.

"Saya spontan beli bensin eceran, tidak pernah mengancam korban sebelumnya. Langsung saya bakar. Saya buntuti sekitar satu jam dari tempat parkir Pasar Rembang, sebelum saya bakar," ucap tersangka SM saat ditanya wartawan.

SM mengaku tidak pernah berpikiran untuk membunuh, tetapi hanya ingin memberikan pelajaran kepada korban. SM juga mengaku tidak pernah kenal korban sebelumnya.

Atas perbuatannya tersebut, SM dijerat dengan pasal 187 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Peristiwa pembakaran terjadi di pinggir jalan Desa Sumberjo Kecamatan Rembang pada Jumat (29/11/2019).

Kedua korban yakni Sukarno (39) warga Desa Seren Kecamatan Sulang, Rembang mengalami luka bakar 70 persen, dan Ivan Agus Setiyarno (34) warga Desa Sumberjo Kecamatan Rembang mengalami 40 persen luka bakar.


Saat ini korban masih dirawat di RS dr R Sutrasno Rembang. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berikan bantuan kepada warga. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, KALIORI - Peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) tingkat Provinsi Jawa Tengah, dipusatkan di Desa Meteseh Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, Rabu (4/12/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Yusadar Armunanto mengatakan dipilihnya Desa Meteseh karena Meteseh merupakan desa binaan Dinas sosial provinsi Jawa Tengah.

"Ada kebijakan dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur bahwa setiap SKPD untuk melakukan pendampingan kepada desa yang miskin. Lha Dinas Sosial memilih Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang sebagai binaan kami. Karena biar terangkat perekonomian dan segala bentuk fasilitas di sini," ucap Yusadar.

Selain itu dipilihnya Meteseh menurut Yusadar untuk meningkatkan perekonomian dan memupuk semangat kegotongroyongan di desa. Pasalnya, selama ini, pelaksanaan HKSN berada di kota.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengharapkan dengan adanya HKSN provinsi Jawa Tengah di Rembang dapat menggugah empati terhadap kesulitan orang lain secara bersama-sama melalui aksi nyata.

Bupati mengungkapkan kebersamaan dalam upaya membangun kesejahteraan sosial di Kabupaten Rembang dapat berjalan dengan baik. Pasalnya, 3 pilar pembangunan yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat telah bersinergi dengan semangat gotong royong dengan baik untuk mewujudkan kesejahteraan sosial sesuai peran masing-masing.

"Pemerintah melalui regulasi dan kebijakannya, sedangkan dunia usaha melalui tanggungjawab sosial, sementara masyarakat dengan partisipasi aktifnya," ucap Bupati Hafidz.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang hadir di Meteseh mengimbau agar HKSN dijadikan momentum untuk saling membantu.

"Dalam HKSN ini, ada saudara kita yang perlu dibantu. Maka butuh kesadaran kita bersama. Di Rembang, saya pernah mewisuda PKH dan saya viralkan. Dan ini menjadi contoh yang baik. Butuh budi pekerti yang baik, butuh tepa selira, butuh keadilan di antara kita. Adil itu tidak rata, Pak. Tapi, mereka yang sudah mampu, tidak usah terima lagi," Tegasnya.

Gubernur meminta kepada pemkab , agar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang belum mampu untuk wisuda, supaya didampingi melalui pemberdayaan masyarakat dengan membuat usaha.

Peringatan HKSN tingkat Jawa Tengah diisi dengan kegiatan berupa Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), plesterisasi RTLH, bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, bantuan alat bantu untuk penyandang disabilitas, donor darah, droping air bersih, bantuan sosial (bansos) lanjut usia terlantar, bansos anak yatim, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran produk dan pasar murah. (Rom)