Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Bupati Rembang, H Abdul Hafidz memantau salah satu stan di Job Fair Rembang. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KOTA - Ratusan pelamar kerja mendatangi Job Fair di Balai Kartini Rembang, Kamis (21/3/2019). Job Fair sendiri akan berlangsung dua hari.

Bupati Rembang, H Abdul Hafidz berharap event job fair dapat menbantu para pencari kerja mendapatkan pekerjaan.

Berdasarkan data BPS tahun 2018 tingkat pengangguran angkatan kerja terbuka  di Rembang mencapai 10 ribu orang. Sedangkan peluang kerja yangbditawarkan dalam job fair mencapai 12 ribu lowongan.

"Kalau pengangguran angkatan kerja di Rembang ikut job fair semua, maka angka pengangguran angkatan kerja sudah zero (nol-red)," ucap Hafidz.

Berbagai formasi lowongan pekerjaan baik perusahaan dari Rembang sendiri maupun luar kota bahkan luar negeri ditawarkan di situ.

Bupati Hafidz menegaskan minat pencari kerja di Rembang sangat tinggi. Ia mencontohkan ketika pabrik sepatu PT Sengdam Jaya membuka lowongan kerja , dalam dua hari sudah ditutup karena membludaknya pelamar.

"Dari 500 lowongan tahap pertama di Sengdam, dalam dua hari pelamar sudah mencapai 3500 orang," terangnya.

Job Fair kali ini diikuti sedikitnya 28 perusahaan dari berbagai bidang diantaranya perhotelan, tekstil, pengolahan hasil laut, hingga perbankan. Job Fair kali ini lowongan yang ditawarkan tidak hanya untuk lulusan SMA dan S1 saja, melainkan juga untuk lulusan SMP. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Rapat Koordinase Persiapan Kampanye Rapat Umum. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KOTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah, belum menerima logistik surat suara untuk Pemilu anggota dewan perwakilan daerah (DPD).

Hal itu dikatakan Ketua KPU Rembang, M IKa Iqbal Fahmi usai menggelar rapat koordinasi persiapan kampanye rapat umum Pemilu 2019, di Kantor KPU Rembang, Kamis (21/3/2019).

"Hingga saat ini kami belum menerima logistik surat suara untuk Pemilu DPD. Kami belum mendapat kabar pasti kapan datangnya," ucap Ika Iqbal Fahmi.

Ditambahkannya, terkait surat suara untuk Pemilu presiden, DPR, DPRD provinsi dan kabupaten telah selesai dilakukan pelipatan.

"Hari ini kami juga agenda rakor logistik dengan KPU Provinsi Jateng. Jadi mungkin nanti sudah ada kejelasan terkait kapan surat suara untuk DPD akan dikirim," tambahnya.

Terkait pelaksanan kampanye rapat umum yang akan dimulai pada tanggal 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019, Komisioner KPU Rembang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Zaenal Abidin mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk dalam penetapan jadwal dan tempat kampanye rapat umum.

"Kita sudah sosialisasikan jadwal dan tempat kampanye kepada peserta Pemilu. Untuk di Jawa Tengah, khusus tanggal 3 April telah disepakati untuk tidak ada kampanye karena bersamaan dengan Peringatan Isramikraj," ucap Zaenal Abidin.

Zaenal menambahkan, terkait tempat rapat umum, ada 90 lapangan yang tersebar di 14 kecamatan yang sudah ditetapkan sebagai tempat kampanye rapat umum.

"Untuk lokasi Alun-alun Rembang, tidak bisa digunakan rapat umum karena masih dalam masa pemeliharaan rumput yang baru ditanam," imbuhnya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Uang pecahan Rp50.000. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, REMBANG - Uang palsu diduga beredar di Kabupaten Rembang. Hal itu terungkap setelah seorang pria bernama Abdul Kholiq (52) warga Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo, Jepara, terduga pengedar uang palsu diamankan oleh Satreskrim Polres Rembang di Jalan Gunem - Pamotan  tak jauh dari Mapolsek Gunem, pada Selasa (19/3/2019).

Saat penangkapan, polisi menemukan 101 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang disimpan oleh pelaku di kaos kaki sebelah kanan yang dipakainya.

Jadi, Anda harus lebih teliti agar uang yang benar Anda kantongi adalah asli.

Nah, berikut ini merupakan cara mudah untuk mengenali keaslian uang terutama uang kertas dengan menggunakan pancaindra secara langsung.

Cara mengenali uang palsu dengan cepat dapat dilakuan dengan cara 3D yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

Dilihat

Jika Anda mengamati uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000, akan ada perubahan warna pada benang pengaman. Perubahan warna juga akan terlihat pada perisai logo BI di uang Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000.

Anda juga akan melihat angka berubah warna yang tersembunyi pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, dan Rp10.000. Selain itu, ada pula gambar tersembunyi berupa tulisan BI dan angka.

Diraba

Setelah memperhatikan uang dengan seksama, selanjutnya rabalah uang tersebut. Anda akan merasakan ada bagian uang yang kasar yaitu pada gambar utama, gambar lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, dan tulisan BANK INDONESIA.

Tuna netra bisa meraba kode tuna netra (blind code) di sisi kiri dan kanan untuk mengenali nilai nominal dan asli atau tidaknya uang kertas.

Diterawang

Setelah memperhatikan dan merabanya, angkatlah uang dan arahkan pada cahaya. Anda bisa menemukan gambar pahlawan, gambar ornamen pada pecahan tertentu, dan logo BI yang akan terlihat utuh.

Nah, setelah mengetahui ciri-ciri uang rupiah asli, Anda bisa mencermati uang yang Anda kantongi saat ini. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Tersangka pengedar upal. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, GUNEM - Periksa dan cek uang yang Anda miliki. Jangan-jangan, ada yang palsu.

Lho kok bisa? Pasalnya, pihak Kepolisian Resor Rembang telah  menangkap seseorang yang diduga menjadi pelaku peredaran uang palsu di Rembang.

Penangkapan terduga pengedar uang palsu terjadi di Jalan Gunem - Pamotan  tak jauh dari Mapolsek Gunem, pada Selasa (19/3/2019).

Pelaku bernama Abdul Kholiq (52) warga Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo, Jepara.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Kurniawan Daeli mengatakan, saat penangkapan petugas menemukan 101 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang disimpan oleh pelaku di kaos kaki sebelah kananyang dipakainya.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Rembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kurniawan, Rabu (20/3/2019).

Kurniawan Daeli menambahkan penangkapan yang dilakukan berkat informasi dari masyarakat yang curiga dengan pelaku.

“Masih dilakukan pendalaman. Pelaku dijerat pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” imbuhnya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Sosialisasi kampanye rapat umum dan iklan di media Pemilu 2019 oleh Bawaslu Rembang di Hotel Gajahmada, Selasa (19/3/2019). (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KOTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang,  menggelar sosialisasi terkait kampanye rapat umum dan iklan di media untuk Pemilu 2019 di Hotel Gajahmada, Rembang, Selasa (19/3/2019).

Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto mengatakan kegiatan dilakukan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada peserta Pemilu dan pihak terkait lainnya terkait aturan main mengenai kampanye rapat umum dan iklan di media untuk Pemilu 2019.

"Kampanye berbentuk rapat umum dan iklan media massa baik cetak, elektronik, dan internet akan dilaksanakan mulai 24 Maret hingga 13 April 2019," terangnya.

Jadwal tersebut, tambahnya, diatur dalam Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 32 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.

"Kami akan melakukan pengawasan secara ketat agar pelaksanaan rapat umum dan iklan di media sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandasnya.

Terkait iklan media, Komisioner Bawaslu Amin Fauzi menekankan media wajib memberikan perlakuan yang sama termasuk harga penawaran iklan yang sama kepada peserta Pemilu.

"Media harus memberikan perlakuan yang sama kepada peserta pemilu. Dan penayanganya tidak boleh melebihi tanggal 13 April 2019 karena tanggal 14-16 April sudah memasuki masa tenang. Selama masa tenang, nggak boleh ada iklan maupun berita yang menguntungkan peserta Pemilu tertentu," tegasnya.

Amin juga mbebeber terkait hitung cepat. Dikataknnya  hitung cepat baru boleh dilaksanakn dua jam setelah penutupan TPS.

 "Kalau dua jam setelah penutupan TPS, ya jam 3 baru bisa dimulai. Acuannya Waktu Indonesia Barat," imbuhnya.

Komisioner Bawaslu Rembang lainnya, Maftukhin menyoroti seputar pemberian uang transport kepada peserta rapat umum.

Ditegaskannya, untuk uang transport peserta kampanye rapat umum  Pemilu 2019, tidak boleh dalam bentuk uang, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk lain.

"Aturan ini muncul sejak bulan Februari 2019, melalui SK Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Uang transport bisa dialihkan dalam bentuk lain misalkan bensin atau gimana. Yang penting jangan bentuk uang. Silahkan didiskusikan, mumpung ada pihak KPU di sini, “ kata Maftukhin.

Terkait iklan media, Ketua KPU Kabupaten Rembang, M Ika Iqbal Fahmi mengatakan pihaknya tidak memfasilitasi iklan peserta Pemilu di media, karena tidak ada alokasi anggaran.

"Sebagai gantinya, partai politik maupun Caleg peserta Pemilu akan dipajang melalui portal website dan media sosial yang dimiliki oleh KPU Kabupaten Rembang," ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso, sejumlah perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019, awak media, dan stakeholder di Kabupaten Rembang. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kecelakaan di Pantura Kaliori Rembang. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KALIORI - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Pantura Rembang, Jawa Tengah, Ahad (17/3/2019) sore sekira pukul 16.00 WIB.

Sebuah kendaran bak terbuka kol L 300 dengan Nopol S 8626 HH yang dikendarai seorang pelajar MNS (17), warga Bulujowo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban, Jawa Timur terbalik di Jalan Pantura turut tanah Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang. Akibat peristiwa ini satu orang meninggal dunia.

Korban meninggal dunia atasnama
Syaifudin (17) asal Desa Muragan Kecamatan Lasem Kabupaten  Rembang. Korban mengalami cidera berat pada kepala.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Roy Irawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakannya, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP ) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat kol nahas melaju dari arah barat (Semarang) ke timur. Sesampainya di TKP kol tersebut berusaha mendahului dari kiri kendaran lain yang tidak diketahui identitasnya yang berjalan searah didepannya.

"Namun saat mendahului, KBM Mitsubishi L300 S 8626 HH tergelincir selanjutnya oleng ke kanan dan terbalik. Posisi akhir kendaraan beserta pengemudi dan penumpang nya berada di badan jalan sebelah utara marka jalan lurus," terang Kasatlantas Roy Irawan, Senin (18/3/2019)                                                                                                                                                                           

Selain korban meninggal dunia, dua penumpang lainnya Syaiful Faruq (19) warga Desa Kragan Kecamatan Kragan, Rembang dan  Muhammad Sohib (16) warga Bulujowo, Bancar, Tuban mengalami luka-luka. Keduanya harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit dr Soetrasno Rembang.

Berdasar informasi yang dihimpun, remaja tersebut baru saja pulang menonton pertunjukan Slank dalam kegiatan Apel Kebangsaan di lapangan Simpang Lima Semarang.

Akibat kecelakaan tunggal ini, arus lalu lintas di sekitar TKP sempat macet lantaran mobil L 300 yang nahas tersebut berada di badan jalan.(Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kapolsek Rembang, AKP Haryanto di rumah korban. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, KOTA - Seorang nenek di Rembang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (13/3/2019) pagi sekira pukul 11.00 WIB.

Korban bernama Sumiati (66), warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang.

Dia ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya dalam kondisi leher terjerat tali yang diikatkan pada besi penyangga di atas tempat tidurnya.

Kapolsek Rembang, AKP Haryanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Dikatakannya, dari hasil olah TKP,  dipastikan korban tewas akibat bunuh diri.

"Kita sudah lakukan olah TKP. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas I Rembang, korban meninggal akibat gantung diri. Tak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban," terangnya, Selasa (13/3/2019) sore.

AKP Haryanto menambahkan, korban kali pertama ditemukan oleh Dwi Fitri Estianik (38) yang hendak mengantar jajan ke rumah korban yang hidup sebatang kara.

"Saksi masuk kedalam rumah dan memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban. Kemudian Saksi membuka pintu kamar dan melihat korban sudah dalam kedaan tergantung dibesi penyangga atas tempat tidur," tambahnya.

Berdasar data yang dihimpun dari para tetangga, selama ini nenek Sumiati dikenal tidak memiliki persoalan apa pun dan juga tidak memiliki gangguan penyakit berat.

Saat ini polisi tengah mendalami kasus ini unguk mengungkap motif yang melatarbelakngi korban nekat bunuh diri. (Rom)