Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Petugas Damkar melakukan pemadaman. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, SULANG - Musibah kebakaran kembali terjadi di Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Sabtu (19/10/2019) sore sekira pukul 16.15 WIB.

Satu bangunan rumah milik Supiah, janda berusia 60 tahun ludes dilalap jago merah. Korban mengalami syok berat lantaran seluruh perabot dan barang berharga tak dapat diselamatkan.

Berdasar data yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), api kali pertama diketahui oleh tetangga korban, Erni Puji Astuti.

Erni yang rumahnya berhadapan dengan rumah korban melihat api sudah membubung tinggi di kamar tengah dekat dapur rumah korban.
Tinggal puing sisa kebakaran. (Rom/Rembangcyber)

Mengetahui hal itu, Erni langsung berteriak minta tolong.

"Saat kejadian, rumah dalam keadaan sepi. Bu Supiah ikut pengajian di musala. Api berkobar dari kamar dekat dapur," terang Erni.

Warga yang mendengar teriakan Erni langsung berhamburan berupaya memadamkan api dengan peralatan sederhana.

Namun karena tiupan angin kencang, api terus membesar meludeskan bangunan rumah.
Kebakaran tersebut membuat kepanikan tersendiri bagi warga. Pasalnya, rumah yang terbakar berada di kawasan padat penduduk yang rumahnya saling berhimpitan.

Petugas pemadam yang datang ke TKP sekira pukul 16.45 WIB langsung melokalisir api.

Kapolsek Sulang Iptu Heri Basuki saat dikonfirmasi belum bisa memastikan penyebab kebakaran.

"Masih kita dalami. Korban masih syok sehingga belum bisa kita mintai keterangan. Tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah," ucap Iptu Heri.

Rumah janda Supiah yang terbakar berukuran 9x 12 berdinding tembok dan rangka kayu.(Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Semen Gresik Raih Inovator Terbaik Ajang APQO - IC 2019
REMBANGCYBER.NET, REMBANG - PT Semen Gresik meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Asia Pacific Quality Organization (APQO) International Conference ke - 25 yang digelar di Bali. Tim Rembang Bangkit PT Semen Gresik bahkan meraih IQPC Best of the Best Award "The Most Favourite" pada event yang diikuti ratusan peserta dari 19 negara tersebut.

PT Semen Gresik mengirim dua tim yakni Rembang Bangkit dan Sumber Angin dalam ajang APQO - IC tahun 2019. Kedua tim sama-sama meraih 3 Stars yang merupakan anugerah tertinggi dalam kompetisi internasional tersebut. Namun Rembang Bangkit dengan inovasi bertajuk "Semen Gresik Community Challenge (SGCC)" mendapat penghargaan lagi sebagai inovator terbaik Stream 5 APQO - IC yang diikuti kalangan instansi pemerintah, perusahaan swasta, BUMN hingga lembaga pendidikan dari berbagai negara.

"Ini Semen Gresik Raih Inovator Terbaik Ajang APQO - IC 2019 yang luar biasa dan membanggakan. Inovasi merupakan competitive advantage bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan yang kian ketat," kata Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, Jumat (18/10/2019).

Tahun 2018, tim Rembang Bangkit dan Sumber Angin PT Semen Gresik meraih penghargaan Platinum dalam ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) ke - 22 yang digelar di Kota Batam, Kepulauan Riau. Berkat prestasi itu, kedua tim tersebut berhak maju dalam ajang APQO - IC tahun 2019.

Innovation Officer PT Semen Gresik, Rachmad Solikin mengatakan saat ini iklim inovasi terus tumbuh di lingkup perusahaan. Hal ini dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya karena jajaran Direksi Semen Gresik yang memang mendukung penuh progam inovasi. Bahkan progam tersebut juga merupakan indikator kinerja bagi setiap unit.

Progam inovasi, kata Rachmad Solikin ternyata juga multimanfaat. Tak hanya merangsang kreativitas yang berujung meningkatnya produktivitas, namun juga mampu memunculkan efisiensi di berbagai lini. Tim Rembang Bangkit misalnya, potensi benefit yang dihasilkan mencapai Rp1,9 miliar. Sedang tim Sumber Angin sekitar Rp800 juta.

PT Semen Gresik terus memacu aktivitas inovasi di kalangan karyawan perusahaan persemenan terkemuka ini. Salah satu caranya dengan rutin menggelar event Semen Gresik Innovation Convention (SGIC). Tahun 2019, tercatat ada 32 tim yang menjadi peserta SGIC. Dari hasil penghitungan sementara, potensi benefit yang dihasilkan puluhan tim dengan berbagai karya inovasinya sekitar Rp30 miliar.

"Target kita inovasi menjadi budaya di lingkup Semen Gresik," tandas Rachmad Solikin. (SG)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Bupati Rembang menyerahkan bantuan kepada Supriyanto. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, SULANG - Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan bantuan sebesar Rp30 juta kepada korban kebakaran rumah Sulang, Supriyanto, Jumat (18/10/2019).

Supriyanto merupakan pengontrak rumah milik Mustamian yang ludes terbakar pada Selasa (15/10/2019) dini hari sekira pukul 01.30 WIB.
Bantuan tersebut berasal dari Bagian Kesra Setda Rembang, Baznas, dan PT Semen Gresik masing-masing Rp10 juta.

Selain dari pemkab, korban kebakaran juga menerima bantuan tambahan  dari Asisten II Abdullah Zawawi dan Camat Sulang, Slamet Haryanto.

Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pembangunan kembali rumah yang ludes terbakar.

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Bupati Rembang H Abdul Hafidz kepada pengontrak, Supriyanto didampingi sekretaris desa setempat.

Bupati Rembang, H Abdul Hafidz mengatakan komitmen sambang masyarakat yang terkena musibah ini dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesusahan yang berlebihan.

"Melalui Organiasi Perangkat Daerah atau OPD, Baznas, dan BUMN, kita ajak semua untuk turun tangan membantu masyarakat yang terkena musibah," ucap Hafidz.

Bupati Hafidz juga menjanjikan akan membantu pemasangan sambungan arus listrik  secara gratis memanfaatkan kuota program sambungan listrik gratis dari BUMN untuk warga yang tidak mampu.

“Kita punya kuota 500 bagi warga yang tidak mampu disambung gratis tidak bayar. Jadi dari BUMN kita dapat tiga ribu, dari PLN kita dapat 500, kemarin sudah diumumkan kepada masyarakat sehingga warga yang belum punya sambungan listrik dan kondisinya tidak mampu itu nanti kita sambungkan,” imbuhnya.

Pengontrak rumah Supriyanto mengaku sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh pemkab.

"Kami nanti akan bertanggung jawab, pasalnya kebakaran ini merupakan musibah yang tidak disengaja," ucapnya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

Korban terpanggang di tengah kebun jati yang terbakar. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Seorang kakek warga Desa Waru Kecamatan Rembang ditemukan tewas di kebun jati yang terbakar pada Jumát (18/10/19) pagi.

Korban bernama Sudarno (70). Saat ditemukan, korban  dalam posisi telentang dengan kondisi sekujur tubuhnya hangus terbakar.

Berdasar informasi yang dihimpun, musibah tersebut berawal saat korban berpamitan keluar rumah untuk membersihkan kebun miliknya yang berada tak jauh dari rumah, sekira pukul 08.00 WIB.

Tak lama berselang, warga mendapati kebakaran di lahan tersebut dan api sudah membubung tinggi.

Lahan jati yang terbakar. (Rom/Rembangcyber)
Kapolsek Rembang, AKP Haryanto mengatakan, berdasar keterangan saksi-saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga korban awalnya bermaksud membersihkan daun kering dengan cara mengumpulkannya untuk selanjutnya dibakar.

“Di lokasi kejadian ditemukan alat yang digunakan untuk menggaruk daun. Diduga kuat, korban terlalu banyak menghirup asap hingga pingsan dan ikut terbakar," terang AKP Haryanto.

Lebih lanjut Haryanto menegaskan, tak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Pihak keluarga sudah menerimakan kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” pungkasnya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Rumah Mustamian ludes dilalap jago merah. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, SULANG - Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Rembang. Satu bangunan rumah milik Mustamian (70) , warga Desa Sulang Kecamatan Sulang, Rembang ludes dilalap si jago merah pada Selasa (15/10/2019) dini hari sekira pukul 01.30 WIB.

Rumah yang berada di belakang Pasar Sulang tersebut rata dengan tanah. Tak ada perabot rumah tangga yang bisa diselamatkan.

Rumah Mustamian (70) tersebut selama inI dikontrak oleh Supriyanto (40), tetangganya. Saat kebakaran terjadi, Supriyanto beserta keluarga tak ada di rumah karena tengah berkunjung ke famili yang ada di Sukoharjo.

"Hanya keponakannya, Dani yang di rumah. Dia  memang ditugasi menjaga rumah," terang seorang warga, Komar.

Menurut keterangan sejumlah saksi, api pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sarpin yang baru pulang dari Pasar Sulang. Melihat api membakar rumah bagian belakang, Sarpin membangunkan Dani yang saat itu tertidur di teras rumah.

Selanjutnya, Sarpin dan Dani berteriak minta tolong. Warga sekitar berhamburan  berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana.
Hembusan angin yang kencang, membuat api berkobar hebat dan dengan cepat meludeskan bangunan rumah.

Kapolsek Sulang, Iptu Heri Basuki membenarkan kejadian itu. Berdasar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sumber api diduga kuat berasal dari dapur.

"Diduga kuat kebakaran berasal dari kompor yang lupa dimatikan saat Dani memanasi sayur. Satu unit sepeda motor Yamaha Mio dan surat-suratnya, TV, speaker aktif 2 buah, almari pakaian, kulkas, ijazah hangus. Kerugian ditaksir Rp 80 juta,” terangnya.

Api baru padam setelah dua unit armada pemadam kebakaran turun lapangan. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kebakaran di komplek Kantor Dintanpan Rembang. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, KOTA - Kebakaran hebat kembali terjadi di Rembang, Jawa Tengah. Kantor Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, dilalap jago merah pada Senin (14/10/2019 ) siang sekira pukul 12.59 WIB.

Dalam musibah tersebut, 13 sepeda motor dan 2 mobil yang terparkir turut terpanggang.

Berdasar informasi yang dihimpun, api kali pertama muncul dari bangunan rumah dinas Kepala Dintanpan yang saat ini sudah tidak difungsikan, yang berada di sebelah utara bangunan utama.

Kondisi bangunan rumah dinas tersebut sudah lapuk sehingga lebih banyak digunakan sebagai gudang.

Selanjutnya api menjalar ke parkiran yang jarakanya sangat dekat dan berhimpitan dengan bangunan rumah dinas tersebut.

Menurut keterangan pegawai Dintanpan Rembang, Fajar, kepada polisi, kebakaran terjadi begitu cepat. Api yang kali pertama terlihat membakar eks bangunan kepala dinas merembet cepat ke parkiran.

"Dua orang sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak nafas dan pingsan terkena kepulan asap. Selain itu, belasan motor dan 2 mobil yang terparkir juga turut terbakar," ucap Fajar.

Dua mobil yang terbakar adalah Toyota Rust Nopol K 9022 MD dan Honda Mobilio dengan Nopol K 8671 GD. Keduanya milik pegawai Dintanpan.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting arus listrik yang berada dibagian dalam bangunan eks rumdin Kepala Distanpan, mengingat bangunan tersebut masih terpasang jaringan liatrik.

Petugas pemadam yang datang ke lokasi kejadian langsung memadamkan api. Api dapat dipadamkan pada pukul 13.50 WIB.

Lokasi kantor dinas yang berada di jalan ptotokol, membuat banyak warga yang mendekat untuk menonton. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kecelakaan di Jalur Pantura Rembang Desa Pasar Banggi. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, KOTA - Seorang pemotor tewas setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Rembang tepatnya di Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Ahad (13/10/2019) dini hari sekira pukul 01.30 WIB.

Korban bernama Ali Puji (41), warga Desa Tlogomojo, Kecamatan Rembang.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, korban meregang nyawa setelah ditabrak kendaraan truk dengan Nomor Polisi K 1605 RH yang dikemudikan Dwi Teguh, warga Desa Gunungsari, Kecamatan Batangan, Pati.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Ipda Ryan Mitha Pangesti membenarkan kejadian tersebut.

Menurut hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat korban memacu sepeda motor Suzuki Satria dari arah barat (Semarang) ke timur. Dibelakangnya melaju searah truk yang dikemudikan Dwi Teguh.

"Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga korban mendadak belok ke kanan hendak putar balik. Karena jarak sudah dekat, sopir truk tak bisa menghindar sehingga menabrak korban," terangnya.

Korban menghembuskan nafas terakhir di TKP. Selanjutnya, korban dievakuasi  tim Public Savety Center (PSC) menuju rumah sakit dr R Soetrasno Rembang.

Kasus kecelakaan ini masih ditangani pihak Satlantas Polres Rembang. (Rom)