REMBANG, Rembangcyber – PT Semen Gresik kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui aksi penanaman puluhan bibit buah alpukat jenis aligator di area Kebun Hortikultura Pabrik Rembang, Minggu (26/1/2026).
Kegiatan penanaman tersebut dipimpin langsung Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, didampingi Direktur Operasi Benny Ismanto serta Direktur Keuangan dan SDM Fadhi Sjahrul Ade, bersama jajaran karyawan Band 1 dan 2 perusahaan.
Aksi tanam pohon ini juga melibatkan perangkat Dewan Komisaris, perwakilan kepala desa dari enam desa sekitar perusahaan, serta kelompok tani binaan Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP).
Kebun hortikultura milik PT Semen Gresik yang memiliki luas sekitar 4 hektar tersebut telah dikembangkan dengan berbagai komoditas unggulan, seperti kelengkeng, jambu kristal, srikaya jumbo, hingga durian. Seluruh tanaman dibudidayakan secara berkelanjutan dan produktif.
Pemilihan alpukat aligator dinilai strategis karena memiliki nilai ekonomi tinggi, masa produktif yang panjang, serta peluang pasar yang menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani binaan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, menyampaikan bahwa pengembangan kebun hortikultura merupakan wujud nyata penerapan konsep keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Budidaya alpukat aligator memiliki potensi ekonomi yang sangat baik. Dari hasil pengelolaan kebun hortikultura, penjualan buah mampu menggerakkan roda perekonomian, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh ratusan petani binaan,” ujarnya.
Menurut Gatot, keberadaan kebun hortikultura juga membuktikan bahwa kawasan industri dapat dikelola secara produktif tanpa mengabaikan aspek lingkungan.
“Ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengelola lahan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Empowering Futures pada HUT ke-12 PT Semen Gresik,” pungkasnya. Red













