Rembang, Rembangcyber – Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang masih gelap. Hingga batas akhir masa pendaftaran yang telah diperpanjang, tidak satu pun kandidat mendaftarkan diri secara resmi ke tim penjaringan dan penyaringan.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Rembang, H Zaenal Arifin, mengatakan pendaftaran sebenarnya telah dibuka cukup lama, mulai 5 Januari hingga 3 Februari 2026, dengan total waktu 24 hari termasuk masa perpanjangan.
“Padahal surat dukungan sudah ada yang masuk, tetapi calon yang diharapkan ternyata tidak datang untuk mendaftarkan diri,” ujar Zaenal.
Kondisi ini dinilai krusial karena masa jabatan dirinya sebagai Plt Ketua KONI Rembang akan berakhir pada 3 Maret mendatang. Sementara itu, KONI Rembang tengah bersiap menghadapi agenda besar: sebanyak 15 cabang olahraga (cabor) dipastikan lolos dan akan berlaga di Porprov Jawa Tengah 2026 pada September mendatang.
Zaenal yang biasa disapa Gondez berharap, sebelum masa tugasnya berakhir, Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tetap bisa digelar untuk memilih ketua definitif. Hal itu dinilai penting agar persiapan atlet tidak terganggu persoalan kepemimpinan organisasi.
“Harapannya, dalam sisa waktu ini kami masih diberi kesempatan menggelar Musorkab dan membentuk kembali tim penjaringan. Apakah nanti diberi waktu satu bulan atau langsung ditunjuk karateker dari Jawa Tengah, kami akan meminta petunjuk,” tambahnya.
Untuk memastikan langkah organisasi ke depan, pihaknya bersama jajaran pengurus dijadwalkan bertolak ke Semarang, Jumat pagi, guna berkonsultasi langsung dengan KONI Jawa Tengah.
Konsultasi tersebut diharapkan memberi kejelasan terkait kepemimpinan KONI Rembang, sekaligus menjamin pembinaan atlet dan kesiapan 15 cabor yang akan tampil di ajang olahraga multievent terbesar di Jawa Tengah itu. Am/Red












