REMBANG, Rembangcyber – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Rembang secara resmi menyatakan dukungan penuh agar Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
Pelaksanaan muktamar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026 mendatang.
Dukungan resmi ini diterbitkan melalui Surat Pernyataan Nomor: 45/PC.01/A.II.07.03/1429/06/2026 yang dikeluarkan di Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. Langkah ini diambil setelah PCNU Rembang mencermati surat kesiapan yang dikirimkan oleh Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo pada Mei lalu.
Ketua PCNU Rembang, H. Muhtar Nur Halim, menegaskan bahwa Pondok Pesantren Lirboyo memiliki modal yang sangat kuat untuk menyukseskan agenda akbar lima tahunan warga Nahdliyin tersebut.
“Kami mendukung penuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU. Lirboyo merupakan salah satu pesantren tertua dan paling berpengaruh di Indonesia. Pesantren ini secara konsisten menjaga tradisi pendidikan Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta berkontribusi besar dalam mencetak ulama dan kader penggerak NU,” ujar H. Muhtar Nur Halim dalam keterangannya.
Kiai Muhtar Nur Halim menambahkan, faktor kesiapan fasilitas yang memadai, luasnya kawasan pesantren, serta kemudahan akses transportasi menuju lokasi menjadi poin krusial yang menjamin kelancaran acara. Hal ini sangat penting mengingat Muktamar dipastikan akan dihadiri oleh ribuan delegasi dari berbagai wilayah dan cabang di Indonesia, serta para muhibbin Nahdlatul Ulama.
Selain aspek teknis, reputasi Pondok Pesantren Lirboyo dalam menjaga persatuan, membangun ukhuwah, dan merawat tradisi keilmuan juga dinilai menjadi modal sosial yang kuat. Dengan rekam jejak tersebut, PCNU Rembang optimis pelaksanaan Muktamar di Lirboyo akan mampu menciptakan suasana yang kondusif, produktif, dan penuh keberkahan.
Surat pernyataan dukungan ini ditandatangani secara kolektif oleh jajaran syuriyah dan tanfidziyah PCNU Rembang, yakni Rais K.H. A. Chazim Mabrur, Katib K.H. Muhammad Asnawi, Ketua H. Muhtar Nur Halim, serta Sekretaris H. Syaiko Rosyidi. Dokumen ini juga telah ditembuskan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah sebagai laporan.
PCNU Rembang berharap rekomendasi dan aspirasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan utama bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam menetapkan lokasi final Muktamar ke-35 NU. Am/Red












