REMBANGCYBER.net, KOTA - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang meminta tambahan anggaran untuk pelaksanaan.

Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal menjelaskan, usulan penganggaran tersebut untuk penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) berikut petugasnya dan pengadan protokol kesehatan diantaranya alat pelindung diri (APD) dan alat rapid test.

“Adanya batasan jumlah pemilih di TPS, yang semula 800 pemilih, sekarang dibatasi jadi 500 pemilih. Sehingga, harus ada penambahan jumlah TPS sebanyak 208 TPS. Kami usulkan penganggaran Rp454 juta,” jelas Iqbal, Rabu (17/6/2020).

Iqbal menyebut, khusus pengalokasian anggaran Rp454 juta untuk penambahan jumlah TPS telah disetujui dan masuk penganggaran APBD 2021.

“Pemkab juga mensupport dalam bentuk barang, seperti APD, masker, face shield juga thermo gun dengan sistem pinjam pakai dari Pemkab Rembang,” imbuhnya.

Karena pilkada dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, pihak KPU Rembang juga mengusulkan anggaran senilai Rp7,7 miliar kepada pemerintah pusat untuk pengadaan alat rapid test yang nantinya akan dilakukan terhadap seluruh petugas penyelenggara pemungutan suara mulai tingkat kabupaten hingga TPS.

Pj Sekda Rembang, Achmad Mualif menyebut, Pemerintah Kabupaten Rembang telah menganggarkan dana usulan tambahan khusus untuk Pilkada Rembang 9 Desember mendatang, masing-masing untuk KPU Rp454.505.300 dan untuk Bawaslu Rp217.174.000. (Rom)




Kirim Komentar: