Pengunjung tengah melihat buku di sebuah stand pada Pameran Buku. Foto (Rom/Rembangcyber)
REMBANG, REMBANGCYBER.COM - Perkembangan teknologi berdampak pada turunnya minat baca maayarakat. Masyarakat lebih sering mengakses internet untuk mencari informasi ataupun referensi bacaan dari pada membaca buku.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membuka Pameran Buku di Balai Kartini Rembang, Selasa (27/3/2018).

Guna menggugah minat baca masyarakat, Bupati Hafidz meminta kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rembang untuk gencar melakukan promosi buku dan mendorong minat baca ke sekolah- sekolah atau ke desa.

"Teknologi sudah maju, mencari informasi dari berbagai sumber. Maka buku ini seakan-akan sudah bergeser. Oleh karena itu saya minta kepala dinas perpustakaan dan arsip yang paling utama bagaimana kita mempromosikan buku sekaligus mendorong anak gemar membaca, kalau tidak kesana buku tidak laku," ujarnya.

Hafidz menegaskan buku merupakan sumber ilmu yang dapat dipertanggung jawabkan. Keilmuannya teruji dan ada yang bertanggung jawab.

"Mestinya Buku ini menjadi sumber ilmu yang bisa dipertanggung jawabkan. Karena apa karena ada yang bertanggung jawab disitu, nah mestinya itu yang harus disampaikan ke publik bahwa kalo buku itu pasti ada penulis, pengarang itu ada bisa dipertanggung jawabkan," jelasnya.

Pameran Buku digelar 27 Maret  hingga 2 April mendatang. Beragam buku dijual dalam pameran tersebut, mulai buku untuk anak- anak hingga buku bacaan umum. (Rom)

Kirim Komentar: