Kepada wartawan, Bayu yang didampingi istri, Vivit Bayu Andriyanto, membacakan pernyataan yang berisi pencabutan berkas pendaftaran dirinya dari penjaringan Bacawabup PPP pada Jumat (17/7/2020) siang.

Wabup Bayu Andriyanto didampingi istri, Vivit Andriyanto saat membacakan pernyataan pencabutan berkas penjaringan Bacawabup di Partai PPP. (Aba/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Pasangan petahana Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto (Hafidz-Bayu) pada Pilkada Rembang 2020 dipastikan pecah kongsi.

Pasalnya Bayu Andriyanto yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang menyatakan mencabut berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) dari penjaringan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mendampingi H Abdul Hafidz  sebagi Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang diusung PPP.

Kepada wartawan, Bayu yang didampingi istri, Vivit Bayu Andriyanto, membacakan pernyataan yang berisi pencabutan berkas pendaftaran dirinya dari penjaringan Bacawabup PPP pada Jumat (17/7/2020) siang.

Dalam kesempatan itu, Bayu juga menejelaskan ihwal terkait keputusannya mundur dari penjaringan.

"Tahun 2015 adalah debut pertama saya dalam dunia politik. Saya diminta mendampingi Bapak Abdul Hafidz sebagai Wakil Bupati Rembang. Alhamdulillah, melalui jalur independen, kami mendapatkan amanah untuk bersama-sama memimpin Kabupaten Rembang," ucap Bayu Andriyanto.

Bayu menyebut, keputusannya mencabut berkas dilatarbelakangi oleh informasi valid yang diterimanya bahwa Bupati Hafidz tidak akan memilih dirinya sebagai wakil pada Pilkada 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang.

“Saya sudah mendapatkan informasi faktual, salah satunya dari tokoh paguyuban, dan mantan pejabat teras di Pemkab yang sudah pensiun,” terangnya.

Bayu mengakui, dirinya sebenarnya memiliki komitmen kuat untuk maju bersama Hafidz hingga dua periode. Namun, komitmen itu kandas di tengah jalan.

Atas realita tersebut, Bayu bisa memaklumi karena hal tersebut merupakan sebuah pilihan politik yang menjadi hak setiap orang.

“Seperti yang saya sampaikan, kami sangat berkomitmen sekali menjaga bersama-sama dua periode. Tapi itu hak masing-masing. Kami tentu menghormati masing-masing hak. Hubungan secara individu maupun partai tidak ada masalah," tegasnya.

Meski dipastikan pecah kongsi, Bayu masih enggan disebut akan maju sebagai Cabup dari Partai Nasdem dengan menggandeng pihak lain.
"Tentunya kami akan pertimbangkan secara matang terlebih dahulu terkait itu. Berikan saya waktu," pungkasnya. (Aba)

Kirim Komentar: