Bupati menyarankan agar pekerja terdampak untuk melapor kepada dinas terkait supaya didata dan selanjutnya data tersebut dikirim ke desa yang bersangkutan.

REMBANGCYBER.net, KOTA - Bupati Rembang H Abdul Hafidz menyerahkan bantuan paket sembako (sembilan bahan pokok) kepada 6 pekerja terkena PHK dan 297 pekerja yang dirumahkan, Ahad (3/5/2020) di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja Kabupaten Rembang.

Kepada para pekerja terdampak, Bupati Hafidz meminta mereka bersabar menghadapi situasi sulit seperti saat ini.

Bupati menyarankan agar pekerja terdampak untuk melapor kepada dinas terkait supaya didata dan selanjutnya data tersebut dikirim ke desa yang bersangkutan.

“Jangan putus asa. Panjenengan ini bisa daftar ke dinas. Biar nanti datanya ditransfer ke desa-desa sebagai masyarakat yang terdampak. Soalnya ini ada kebijakan pemerintah yaitu memberikan bantuan langsung tunai Rp600.000 per bulan selama 3 bulan. Jangan sampai jenengan keliwatan," ucap Hafidz.

Hafidz juga berpesan, agar mereka bersama-sama warga lain turut membantu pemerintah memutus penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Mari sama-sama tetap disiplin memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun. Jika kita semua disiplin melakukan antisipasi, semoga Covid-19 akan lekas selesai. Di Kabupaten Rembang sendiri sudah tidak ada warga yang positif Covid-19," imbuh Hafidz.

Salah satu penerima bantuan Ana Zulfah, warga Desa Kepohagung Kecamatan Pamotan,  mengaku senang menerima paket sembako dari pemerintah.

Ana sebelumnya bekerja di pabrik sepatu Rembang. Akibat Covid-19, dia dirumahkan sudah hampir satu bulan.  Ana sempat mendaftar kartu pra kerja. Hanya, dia belum tahu lolos atau tidak, karena masih harus menunggu seleksi gelombang ke tiga.
"Terimakasih sudah dikasih bnatuan. Ada beras 5 kilogram, gula pasir, minyak goreng. Ini bisa buat kebutuhan Ramadan," ucapnya. (Rom)

Kirim Komentar: