Uniknya, selain menampilkan berbagai tarian nusantara yang sudah populer seperti Jathilan, Jaranan, dan tarian daerah lainnya, para siswa juga menampilkan tarian karya sendiri yang berjudul Tari Kiprah Legen yang diciptakan oleh guru pembimbing, Dewi Untari.
Pergelaran Tari Kreasi Nusantara di Aula SMA N I Sulang. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, SULANG - SMA Negeri I Sulang, Kabupaten Rembang menggelar Pergelaran Tari bertema Pelestarian Tari Kreasi Nusantara melalui Gertaks (Gerakan Eksplorasi Tari Kreasi Nusantara) di aula sekolahan setempat, Senin-Selasa (2-3/3/2020).

Gertaks sendiri merupakan gerakan kreativitas tari yang dilakukan siswa-siswi SMA Negeri I Sulang sebagai upaya untuk menumbuhkan kecintaan pada budaya bangsa utamanya seni tari.

Kegiatan ini diikuti 397 siswa kelas X dan XI IPA, IPS.

Uniknya, selain menampilkan berbagai tarian nusantara yang sudah populer seperti Jathilan, Jaranan, dan tarian daerah lainnya, para siswa  juga menampilkan tarian karya sendiri yang berjudul Tari Kiprah Legen yang diciptakan oleh guru pembimbing, Dewi Untari.

Menurut Dewi Untari, Tari Kiprah Legen merupakan muatan budaya lokal yang bercerita tentang seorang anak yang membantu orang tuanya menderes legen atau nira.

"Di Kecamatan Sulang kan merupakan daerah penghasil legen. Jadi kami angkat tema itu dalam bentuk tarian," ucap Dewi Untari.

Guru Seni Budaya, Dewi Untari pose bersama dengan anak didik. (Rom/Rembangcyber) 
Dewi menambahkan, melalui tari Kiprah Legen, pesan yang ingin disampaikan adalah inspirasi keteladanan dan pendidikan karakter tentang kepedulian membantu pekerjaan orang tua.

"Banyak pesan di dalamnya seperti kebersamaan, kesabaran dan ketelitian serta kerjasama yang merupakan kunci kesuksesan.

Ini yang ingin kami tanamkan kepada siswa,"  imbuhnya.

Lebih lanjut, Dewi Untari yang merupakan Guru Seni Budaya mengatakan, pergelaran tari yang dilaksanakan merupakan bagian tugas akhir dari rangkaian kegiatan pembelajaran yang wajib diikuti siswa.

"Ini untuk menjadi bahan valuasi sejauh mana telah tercapainya standar kompetensi yang dicapai peserta didik dalam melakukan keterampilan tertentu, sekaligus untuk memupuk kecintaan pada budaya bangsa utamanya seni tari," tegasnya.

Kepala SMA Negeri I Sulang, Endang Sri Lestari  sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya untuk mengembangkan potensi siswa.

"Kegiatan pergelaran tari ini sangat baik untuk mengembangkan kreativitas siswa. Dengan  kegiatan ini, semoga kreativitas anak anak bisa tersalurkan sehingga mampu menciptakan peserta didik yang berkarakter dan lebih mencintai budaya sendiri," ucapnya.

Salah seorang siswa kelas XI IPS, Muhamad Rio mengaku sangat senang dengan pergelaran tari oleh sekolah.

"Dengan ini, kami sebagai generasi muda bisa melestarikan budaya Idonesia dalam bidang seni tari. Setidaknya bisa lebih mencintai budaya lokal di tengah derasnya gempuran budaya asing," ucap Rio.

Komitmen sekolah yang rutin melaksanakan Pergelaran Tari membuat SMA Negri I Sulang banyak  menyabet gelar  juara dalam berbagai perlombaan tari baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

Terakhir, SMA N 1 Sulang meraih juara I lomba tari yang diselenggarakan Korem 073/ Makutarama Salatiga pada September 2019. (Rom)

Kirim Komentar: