"Kami banyak mendapat keluh kesah dari sejumlah atlet dan pengurus terkait minimnya perhatian KONI maupun pemerintah kepada atlet lantaran terkendala masalah keterbatasan anggaran. Karena masalah utama dana, maka saya akan menjadi juru komunikasi. Kebetulan suami juga mensupport. Nanti saya akan keluar ke pihak swasta, agar mau memberikan dana CSR-nya. Pembaruan di KONI inilah yang saya tawarkan," ucapnya.
Isteri Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, Vivit Dina Rini Atnasari (33), turut maju sebagai calon Ketua Umum Kabupaten Rembang. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, KOTA - Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang akan dilaksanakan Kamis, 19 Desember 2010 di Pendopo Museum Kartini Rembang.

Isteri Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, Vivit Dina Rini Atnasari (33), turut maju sebagai calon Ketua Umum Kabupaten Rembang.

Vivit datang ke Sekretariat KONI yang berada di Kompleks Stadion Krida didampingi sang suami, Bayu Andriyanto, Sabtu (14/12/2019).
Kepada wartawan, Vivit mengaku keprihatinan atas kondisi KONI saat ini yang membuatnya tergerak untuk maju.

"Kami banyak mendapat  keluh kesah dari sejumlah atlet dan pengurus terkait minimnya perhatian KONI maupun pemerintah kepada atlet lantaran terkendala masalah keterbatasan anggaran. Karena masalah utama dana, maka saya akan menjadi juru komunikasi. Kebetulan suami juga mensupport. Nanti saya akan keluar ke pihak swasta, agar mau memberikan dana CSR-nya. Pembaruan di KONI inilah yang saya tawarkan," ucapnya.

Majunya Vivit mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sebelumnya nama Vivit tak sekalipun beredar di bursa pencalonan.

Terkait syarat untuk maju sebagai calon ketua diantaranya sudah menjadi pengurus harian atau pengurus cabang olahraga, Vivit mengaku tak ada masalah. Pasalnya selama ini dirinya tercatat sebagai Ketua III Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Rembang.

“Saya rasa syarat itu bisa saya penuhi, karena saat ini masih menjadi Ketua III PRSI," imbuhnya.
Majunya Vivit sebagai calon Ketua Umum KONI, berimbas pada peta dukungan kontestasi.

Sebelumnya, Sekretaris KONI, Heri Susetyo yang lebih dahulu maju sebagai kandidat disebut-sebut berpeluang besar menjadi nahkoda baru KONI Rembang. Kemunculan Vivit membuat peta berubah. Bahkan dukungan cabang olahraga (cabor) ke Heri juga mulai tergerus.

Saat mendaftar, Vivit menyerahkan surat keterangan tertulis pencabutan dukungan 9 pengurus cabang olahraga yang semula mendukung Heri Susetyo. Kesembilan cabor tersebut meliputi cabang olahraga dayung, tenis lapangan, sepak takraw, renang, pencak silat, selam, tenis meja, binaraga-angkat besi dan biliar.

Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Sudjito mengatakan persiapan Musorkab sudah mencapai 80 persen. Ia berharap nantinya dapat menghasilkan Ketua Umum KONI yang mampu meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Rembang.

“Hari ini persiapan sudah 80 persen. Melihat dinamika yang terjadi, semoga kondusif dan ketua yang terpilih membawa nama baik olahraga Kabupaten Rembang," ucapnya.

Dikatakannya, sedikitnya 12 cabang mendukung pencalonan Heri Susetyo, sedangkan 19 cabang olahraga mendukung pencalonan Vivit Dina Rini Atnasari.

“Ada surat keputusan (SK) cabang olahraga yang sudah mati atau habis masa berlakunya. Coba kita kalkulasi terlebih dahulu. Tapi yang jelas, semua cabang olahraga sudah masuk semua," ucapnya. (Rom)

Kirim Komentar: