Puluhan perajin batik dari Kecamatan Lasem dan perajin batik dari berbagai daerah seperti Solo, Tegal dan Purwokerto mengikuti pelatihan desain fashion modern di Ruang Audiovisual Kompleks Museum RA Kartini Rembang, Senin (20/5/2019).
Perajin batik ikuti pelatihan membuat desain modern. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KOTA - Puluhan perajin batik dari Kecamatan Lasem dan perajin batik dari berbagai daerah seperti Solo, Tegal dan Purwokerto mengikuti pelatihan desain fashion modern di Ruang Audiovisual Kompleks Museum RA Kartini Rembang, Senin (20/5/2019).

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI)
selama dua hari ini menghadirkan dua narasumber dari CV Piksel Indonesia, yaitu Geby dan Inas.

Geby dan Inas selama ini dikenal sebagai desainer kondang yang pernah menjuarai lomba Kriya Nusa 2017 dan Orbit Bekraf Desainer Fashion Indonesia 2017.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang Hj Hasiroh Hafidz memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah menggelar dan memfasilitasi kegiatan pelatihan.

"Dengan pelatihan ini kedepannya dapat meningkatkan kualitas batik itu sendiri," ucap Hasiroh Hafidz.

Hasiroh juga menegaskan,  pemasaran batik Lasem harus dimaksimalkan melalui media sosial sehingga bisa efektif dan efisien.

"Dengan kegiatan ini nanti kami berharap kepada ibu-ibu semuanya bisa langsung  men-share semua kegiatan dan hasilnya sehingga produk-produk panjenengan akan diminati oleh masyarakat.

Jika permintaan konsumen meningkat maka akan berdampak pada jumlah tenaga kerja membatik yang juga meningkat, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja. Secara tidak langsung hal ini juga membantu Pemerintah Kabupaten Rembang dalam mengentaskan kemiskinan," imbuh Hasiroh.

Dengan pelatihan ini diharapkan muncul karya-karya baru dan modern yang selanjutnya dapat dipasarkan melalui media sosial secara maksimal sehinggs konsumen terpuaskan. (Rom)

Kirim Komentar: