Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang bekerja sama dengan Balai Alat Mesin Pertanian (Balatsintan) Provinsi Jawa Tengah mengadakan pelatihan perawatan alat mesin pertanian di Balai Desa Sulang, Selasa-Rabu (7-8/8/2018).
Pelatihan perawatan alsintan. (Rom/Rembangcyber)
SULANG, REMBANGCYBER.NET -  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang bekerja sama dengan Balai Alat Mesin Pertanian (Balatsintan) Provinsi Jawa Tengah mengadakan pelatihan perawatan alat mesin pertanian di Balai Desa Sulang, Selasa-Rabu (7-8/8/2018).

Peserta pelatihan adalah petani penerima bantuan alsintan dan operator di Rembang. Pelatihan dilakukan guna mendukung mekanisasi dunia pertanian di wilayah Kabupaten Rembang.

Kepala Seksi Alat Mesin Pertaninan Pasca Panen Balai dan Alat Mesin Pertanian Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Murindro, mengatakan banyak operator alsintan yang belum memahami secara detil tentang perawatan alat mesin pertanian. Karenanya, operator perlu dibekali pengetahuan bagaimana merawat alsintan yang dimiliki secara baik dan benar sehingga awet.

"Ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia utamanya operator  alsintan. Setelah operator memahaminya sehingga perawatan dapat dilakukan secara optimal sehingga mesin pertanian menjadi awet dan tidak mudah rusak. Dengan demikian umur penggunaan lebih lama,” terangnya.

Ditambahkannya,  lima tahun kedepan dunia pertanian di Rembang akan semakin banyak yang bergantung pada mesin-mesin teknologi. Hal ini seiring dengan semakin berkurangnya jumlah tenaga kerja pertanian karena  tidak adanya regenerasi.

Pelatihan perawatan alsintan sangat penting karena selama ini pelatihan yang dilakukan oleh pihak produsen hanya sekedar memenuhi kewajiban. Selain kurang detil juga waktunya hanya sebentar. Karena itu pihaknya melaksanakan pelatihan perawatan mesin pertanian di Kabupaten Rembang.

"Karena cakupan kita sangat luas, kita bagi-bagi. Untuk Rembang kita laksanakan dua hari ini. Kedepan kita juga agendakan pelatihan manajemen UPJA agar bisa berkembang," tambahnya.

Salah seorang peserta pelatihan pengelol UPJA Sarana Mandiri asal Desa Pragu Kecamatan Sulang, Sutrisno, mengaku senang dengan pelatihan ini.

"Kalau mengoperasikan alsintan selama ini tak ada kendala. Hanya, untuk merawat, service dan lainnya kami sangat minim pengetahuan. Dengan pelatihan ini, sedikit-demi sedikit kami jadi mengetahui misalnya kapan saatnya ganti oli mesin dan lain-lain," ucapnya.

Sutrisno mengaku, pihaknya saat ini memiliki beberapa alsintan bantuan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang seperti mesin penanam padi (transplanter), pompa air, hand traktor, dan alat semprot (hands sprayer). (Rom)

Kirim Komentar: