PT PJB UBJOM Rembang atau yang lebih dikenal dengan PLTU Sluke sempat mengalami turun mesin atau overhaul. Namun hal itu sudah dapat teratasi dengan baik.
General Manager PT PJB UBJOM Rembang Uba Edi Susanto 

KOTA, REMBANGCYBER.NET - PT PJB UBJOM Rembang atau yang lebih dikenal dengan PLTU Sluke sempat mengalami turun mesin atau overhaul. Namun hal itu sudah dapat teratasi dengan baik.

Hal itu diungkapkan oleh General Manager PT PJB UBJOM Rembang Uba Edi Susanto kepada awak media,  Kamis (12/7/2018) silam.

"Sempat terjadi overhaul atau turun mesin, namun hal itu sudah teratasi dan tak sampai membuat biaya operasional perusahaan membengkak," terangnya.

Uba menambahkan, selama ini, PLTU PJB Sluke secara rutin telah mengoperasikan sebanyak 2×315 Megawatt.

"Sebanyak 2×310 Megawatt kita distribusikan secara rutin ke Pati dan Kudus. Sejak Januari 2018 hingga saat ini tak ada hambatan," tambahnya.

Selanjutnya, tambah Uba, distribusi jaringan yang dilakukan ke Pati dan Kudus dibagikan ke beberapa wilayah di Jawa dan Bali.

“Pembagian jaringan di Jawa dan Bali sepenuhnya menjadi kewenangan Kudus dan Pati," imbuhnya lagi.

Ditegaskannya, hingga saat ini Unit Bisnis Jasa Operation dan Maintenance PLTU Rembang menjadi pembangkit yang menggunakan manufaktur Tiongkok terbaik di Jawa. (Rom)

Kirim Komentar: