Manajer Fave Hotel Iwan Setiawan perkenalkan program unggulan Fave Hotel, Rabu (1/11/2017). Foto (rom/rembangcyber)

REMBANG, rembangcyber.com - Usaha perhotelan di Rembang tengah bergeliat. Tak heran, beberapa investor melirik Rembang  sebagai target investasi.

Manajer Hotel Fave Rembang Iwan Setiawan mengaku, pertumbuhan hotel yang dikelolanya dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan mencapai 15 persen per tahun.

“Pertumbuhan perhotelan cukup meyakinkan karena Rembang termasuk kabupaten yang tengah berkembang. Ini fantastis dibandingkan pertumbuhan industri perhotelan di luar daerah,” katanya, Rabu (1/11/2017).

Iwan menambahkan, dalam waktu dekat akan ada satu investor baru di bidang perhotelan yang masuk Rembang.

“Di awal tahun depan, akan ada penambahan hotel, entah dari mana, tetapi di lokasi dekat rumah sakit baru Bakti Bina Husada. Juga akan ada mal di depan rumah sakit (RS Bakti Bina Husada). Dengan begitu industri perhotelan akan jauh lebih berkembang,” tambahnya.

Dengan banyaknya hotel, tentu berdampak pada persaingan usaha. Terkait hal itu, Iwan mengaku tak khawatir karena sudah memiliki progam unggulan diantaranya menu special per dua bulan dan layanan bar.

Terkait layanan bar, Iwan mengaku layanan itu dikemas menarik dan tidak kebablasan.

“Saya kurang begitu nyaman menyebut ada night club untuk Rembang karna Rembang kota santri. Kita ada layanan, tapi nggak kebablasan. Night club itu soal menikmati malam dan musik. Silakan awak media mengeceknya secara langsung," imbuhnya.

Iwan mengaku menggandeng  pihak kepolisian untuk pencegahan peredaran narkoba di bar hotel.

“Kita bekerjasama dengan Polres untuk pencegahan,” pungkasnya. (Rom)

Kirim Komentar: