PAMOTAN, RC - Petani di Kabupaten Rembang umumnya mempatkan kandang ternak bersebelahan atau menjadi satu dengan rumah warga. Faktor keamanan menjadi alasan utama selain alasan minimnya lahan untuk pengembangan.

Bagi masyarakat Desa Kalitengah Kecamatan Pancur, hal tersebut sudah tidak berlaku. Seluruh hewan ternak ditempatkan terpisah pada kandang yang berada di sisi selatan sungai di luar perkampungan warga.

Ketua Kelompok Ternak Klothok Makmur Desa Kali Tengah, Wakirman mengatakan, sebelum tahun 2011 antara rumah penduduk dan kandang ternak saling berhimpitan.

"Seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya jumlah hewan ternak, hal itu membuat kondisi lingkungan kurang nyaman," ucapnya, Kamis (15/10).

Selanjutnya, tambah Wakirman, pada 2011, 17 warga yang memiliki ternak membeli tanah di sisi selatan sungai dengan luasan 1 Hektar. Awalnya hanya berdiri 17 kandang.

"Namun saat ini total sudah ada 51 kandang dengan jumlah 301 ekor sapi dengan luas mencapai hampir tiga hektar," tambahnya.

Untuk menjaga keamanan hewan ternak, para anggota kelompok berjaga secara bergilir tiap malam.

Diakuinya, saat musim kemarau air menjadi salah satu kendala utama selain pakan ternak yang harus didatangkan dari daerah lain.  (Am)

Kirim Komentar: