REMBANG, RC - Ketersediaaan pangan di Kabupaten Rembang dipastikan surplus meski kekeringan tengah melanda beberapa daerah di kabupaten tersebut.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Rembang, Dwi Purwanto mengatakan, tingkat konsumsi beras penduduk Rembang mencapai 4.276 ton per bulan. Hingga Juli 2015 ketersediaan beras di Rembang surplus 89.226 ton.

"Dengan angka tersebut, ketersediaan pangan komoditas beras terhitung sejak September ini akan cukup sampai 13 bulan kedepan," terangnya, Selasa (15/9).

Dwi Prwanto menambahkan, surplus juga terjadi pada komoditas pangan lain seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar,kacang tanah dan kacang hijau.

“Komoditas lainnya juga surplus. Jagung surplus 167 ton, ubi kayu 435 ton, ubi jalar 97 ton, kacang tanah 28 ton, kacang hijau 10 ton. Khusus kedelai, kita minus 4.927 ton,” tambahnya.

Untuk menjaga stok pangan di masyarakat,  BKP telah memberikaan bantuan stok cadangan pangan melalui pengisian Lumbung Pangan masyarakat (LPM) dan Lembaga Distribusi Pangan masyarakat (LPDM) dengan sumber pendaanaan yang berasal dari APBN serta APBD Provinsi dan Kabupaten.

Permasalahan yang dihadapi Pemkab Rembang jika musim kemarau berlangsung sampai Januari 2016, bukan pada cadangan pangan, melainkan ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari. (AM)

Kirim Komentar: